Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Suami Istri. (Foto: Freepik.com)
Dream - Mandi junub setelah berhubungan suami istri hukumnya wajib bagi pasangan. Mereka yang belum menunaikan kewajiban wajib besar tak diperkenankan untuk melakukan ibadah karena dianggap masih memiliki hadast besar.
Ketika sudah memasuki dunia pernikahan, setiap pasangan sudah sepatutnya mengetahui tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah.
Mandi wajib adalah kewajiban seorang muslim untuk membersihkan diri dari hadast besar. Tak hanya setelah berhubungan suami istri, mandi junub juga dilakukan jika kondisi setelah keluarnya mani bagi laki-laki, bertemunya dua kemaluan, dan berhentinya darah haid atau nifas.
Hadast kecil cukup dihilangkan dengan wudhu, namun hadast besar harus dihilangkan dengan mandi wajib. Maka mengetahui tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah penting diketahui oleh semua umat islam.
Tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah sangat penting karena hal ini berkaitan dengan ibadah-ibadah lain, baik yang fardhu maupun sunnah. Sebab orang islam dalam keadaan junub dilarang menjalankan sholat, i'tikaf di masjid, thowaf, membaca al Quran, sampai menyentuh mushaf al Quran.
Dengan menjalankan tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah yang benar, maka seorang muslim sudah diperbolehkan menjalankan ibadah syariat. Lantas bagaimana tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah? Simak penjelasannya berikut ini, dilansir dari berbagai sumber.
Niat merupakan hal yang pertama kali dilakukan ketika hendak melakukan tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah.
Niat lebih utama dilafalkan secara lisan. Berikut lafal niat dalam tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil abkari minal jinabati fardhal lillaahi ta'aala.
Artinya: " Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabat, fardhu karena Allah Ta'ala."
Dikutip dari laman NU Online, tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunah dalam madzhab Syafi'iyah, niat dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.
Hal kedua yang perlu dilakukan adalah mengguyurkan air ke seluruh badan, mulai dari ujung rambut hingga ke ujung kaki. Air harus mengalir sampai kulit khususnya pada bagian tubuh yang berambut atau berbulu dan bagian tubuh yang tersembunyi.
Agar lebih jelasnya, simak secara detail tata cara mandi wajib setelah berhubngan suami istri sesuai sunah berikut ini:

Tak hanya hal-hal tentang tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunnah saja, tetapi ada adab yang perlu diperhatikan selama melaksanakan mandi junub.
Menurut Imam al-Ghazali dalam Kitab Bidayatul Hidayah secara teknis beliau menjelaskan tentang adab mandi junub dengan cukup rinci, mulai dari awal masuk kamar mandi hingga keluar lagi. Berikut adab mandi junub yang perlu kamu ketahui:
Di antara beberapa tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri sesuai sunah di atas, yang diwajibkan hanyalah tiga aktivitas, yaitu: berniat, membersihkan najis, dan menyiramkan air ke seluruh tubuh.
Sementara sisanya adalah sunah muakkadah dengan keutamaan yang tidak boleh dianggap remeh.
Menurut Imam al-Ghazali, orang yang mengabaikan sunah-sunah di atas maka akan merugi karena sejatinya amalan-amalan sunnah tersebut menambal kekurangan pada amalan fardlu.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan