Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Terinspirasi Nenek Moyang, Pasangan Pengantin Ini Gelar Pernikahan Di Tengah Laut (Youtube SCTV Banten)
Dream - Sepasang pengantin di wilayah Kasemen, Kota Serang, Banten baru-baru ini mencuri perhatian publik. Berbeda dari yang lain, prosesi ijab kabul keduanya dilangsungkan di tengah laut dengan menggunakan perahu.
Akad nikah di tengah laut kawasan perairan Teluk Banten itu bukan tanpa alasan. Menurut pasangan pengantin, konsep pernikahannya terinspirasi dari kisah nenek moyang di masa lalu yang merupakan seorang pelaut.
Dilansir dari kanal Youtube SCTV Banten, akad nikah pasangan bernama Bambang Hermanto dan Lilis itu terjadi pada 17 Agustus 2022, atau bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-77.
Momen ijab kabul mempelai pria terpantau khidmat. Keduanya pun tampak serasi dengan pakaian berwarna merah putih yang disesuaikan dengan momen HUT RI.
Para sanak saudara serta masyarakat dari kedua belah pihak turut ikut mendoakan dan berbahagia usai keduanya berhasil mengikat janji suci.

Akad nikah itu semakin meriah dengan perahu-perahu pengiring pengantin yang dihias menggunakan bendera, dan balon.
Pengantin pria, Bambang Hermanto mengatakan, konsep pernikahan memang sengaja dibuat unik dan berbeda. Menurutnya, hal tersebut diambil dari kisah nenek moyang nusantara yang merupakan para pelaut.
Dari sana keduanya juga bisa belajar dengan karakteristik laut sebagai tempat mencari rezeki dari orangtua kedua belah pihak.

“ Pernikahan di atas laut ini karena kita belajar dari sejarah bahwa nenek moyang kita itu seorang pelaut dan biar kita mengenal juga apa itu laut, bisa belajar juga di sana” kata Bambang.
Bertepatan dengan momen HUT RI ke 77, pernikahan itu juga dimeriahkan dengan kegiatan upacara bendera yang dilakukan oleh kedua mempelai.
Terlihat mereka sempat mengambil bendera bersama tiangnya, yang sebelumnya diberikan oleh masyarakat menggunakan perahu.

Sultan Banten ke-18, RB. Hendra Bambang Wisanggeni Soeraatmadja mengatakan, pernikahan tersebut begitu unik dengan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Menurutnya, acara pernikahan tersebut turut memeriahkan HUT RI ke-77 di Kota Serang.
“ Ini dalam rangka festival bahari merah putih, perayaan 17 Agustus hari kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus perayaan pernikahan” kata sultan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya