(Sumber Foto: Sumeks.co.id Via JPNN)
Dream - Seekor ular piton sepanjang 7 meter dengan perut membesar membuat geger warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Empat Lawan, Sumatera Selatan, Selasa kemarin.
Ditemukannya ular piton ini bermula saat warga hendak menuju ke kebun. Ular tersebut di tengah jalan dalam keadaan melingkar tak bergerak. Rupanya sang ular kekenyangan, setelah baru saja menelan mangsa dengan perut membesar.
“ Warga hendak ke kebun, melihat sesosok ular itu, lalu pulang memberitahukan warga yang lain,” ujar Rini, salah seorang warga setempat dikutip dari laman JPNN, Kamis 9 Agustus 2018.
Warga kemudian takut dan berasumsi jika yang ditelan oleh si ular adalah manusia.
Info yang belum benar ini menyebar dan banyak warga berbondong-bondong datang untuk menangkap ular piton tersebut.
Warga kemudian membunuh si ular piton. Setelah mati, perut ular piton dibelek. Ternyata yang di dalam perut hanyalah seekor babi hutan.
" Ular piton ini sudah dibawa dan disimpan dekat rumah warga dan sudah mati. Ular tersebut panjangnya berukuran 7 meter," kata Kepala Desa Bandar Agung, Rian.
© Dream
Dream - Seekor ular Anaconda raksasa dengan panjang 10 meter ditemukan di lokasi pembangunan bendungan di Brasil utara.
Reptil raksasa dengan berat 400 kilogram itu ditemukan oleh pekerja konstruksi setelah meledakkan sebuah gua di Altamira, Pará.
Sebuah video yang direkam oleh salah satu pekerja konstruksi menunjukkan ular raksasa yang konon memiliki tubuh berdiameter hampir satu meter.
Ular anaconda itu diikat dengan rantai pada sebuah crane. Saat tubuh ular diangkat dengan crane, perutnya terlihat berbintik kuning.
Namun banyak netizen yang mengkritik penangkapan ular itu. Mereka menyayangkan para pekerja yang merantai anaconda raksasa itu dan mungkin membunuhnya daripada membiarkannya di habitat alaminya.
Masih belum jelas apakah para pekerja membunuh ular itu atau tidak.
Ular raksasa itu ditemukan di lokasi pembangunan Bendungan Belo Monte. Proyek bendungan di Sungai Xingu tersebut dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik.
Jika selesai, Belo Monte akan menjadi bendungan terbesar ke empat di dunia setelah Bendungan Tiga Ngarai di China.
Sementara itu, rekor Guinness World untuk ular Anaconda terpanjang di dunia masih dipegang oleh Medusa yang saat ini ada di penangkaran ular di Kansas City, Amerika Serikat.
Panjang tubuh Medusa dari kepala hingga ekor konon adalah 7,6 meter.
© Dream
Dream - Penduduk sebuah desa di Nigeria membunuh seekor ular raksasa karena dikira makan hewan ternak. Namun setelah tubuh ular yang membengkak itu dibelah, mereka menemukan hal yang mengejutkan.
Media lokal melaporkan awalnya orang-orang mengira ular itu memakan hewan ternak karena tubuhnya membengkak.
Tetapi setelah dibunuh dan dibelah, mereka menemukan ratusan telur yang menandakan bahwa ular tersebut tengah hamil.
Melihat ada ratusan telur di dalamnya, penduduk desa justru merasa senang. Itu karena penduduk desa menganggap telur ular adalah makanan yang lezat.
Meski tidak jelas dari jenis apa ular tersebut, yang pasti seekor ular bisa memproduksi sekitar 100 butir telur setiap kali hamil.
Dilihat dari ukurannya, ular itu bisa dipastikan adalah ular piton batu Afrika, bukan anaconda.
Piton Afrika jantan biasanya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari yang betina, yang bisa tumbuh memanjang hingga 4,8 meter.
Bahkan ada laporan seekor ular piton Afrika memiliki panjang hingga 6 meter. Ular piton batu Afrika adalah ular paling besar di benua itu dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia.
Ada laporan yang kurang dipercaya dari tahun 1950an yang mengklaim seekor piton hamil sepanjang 7 meter dibunuh, dan setelah dibelah, di dalamnya ada anak ular sepanjang 1,5 meter.
Seperti piton lainnya, piton batu Afrika adalah jenis ular yang tidak berbisa. Mereka membunuh mangsa dengan melilitnya sampai mati lemas.
Kematian akibat dililit ular piton dipicu oleh gagal jantung, bukan kehabisan napas atau hancurnya organ bagian dalam.
Jika di alam liar, mangsa ular piton batu Afrika terdiri dari berbagai hewan besar seperti kera, babi hutan, antelope, kelelawar buah, biawak, dan bahkan buaya.
Namun jika di lingkungan tempat tinggal manusia, ular piton batu Afrika makan tikus, unggas, anjing, kambing, dan sapi.
Tidak jarang, jika terpaksa, ular piton batu Afrika juga makan anak singa, cheetah, dan leopard serta anak-anak hyena dan anjing liar.
(Ism, Sumber: dailymail.co.uk)