Donald Trump (ilmfeed.com)
Dream - Pelantikan Presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump, 21 Januari 2017 lalu banyak meninggalkan cerita menarik.
Salah satunya adalah saat Trump dan keluarga mendengar lantunan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh seorang Imam yang diundang dalam acara tersebut.
Doa yang dibacakan berisi pesan kuat untuk sang presiden. Sang Imam yang bernama Mohamed Magid membacakan Surah Al-Hujarat, Ayat 13 dan Surah Ar-Rum, Ayat 22.
Pada video yang diunggah oleh akun Facebook IlmFeed ini, sang presiden yang memulai acara inaugurasi dengan hadir di gereja itu diperdengarkan lantunan ayat suci.
Simak ekspresi Trump pada video di bawah ini!
© Dream
Dream - Barron Trump, anak bungsu Presiden AS ke-45 Donald Trump, telah menjadi sorotan sejak masa kampanye presiden ayahnya beberapa waktu silam. Barron mendampingi sang ayah dengan setia, bahkan di saat Trump memberikan pidato kemenangannya pada malam pemilihan.
Barron adalah anak kelima Trump, buah pernikahannya dengan Melania, yang merupakan istri ketiganya.
Mengenai putra kecilnya itu, Melania sempat mengatakan bahwa Barron benar-benar mewarisi karakter sang ayah. Ia berpikiran dewasa. Bahkan cenderung lebih dewasa dari anak-anak seusianya.
Berikut beberapa fakta menarik seputar Barron Trump yang dilansir amny.com:
Lahir dengan Berat Lebih dari 8 Pound

Lahir pada 20 Maret 2006, Barron Trump lahir dengan berat sekitar 8,5 pound atau setara dengan 3,85 kilogram, menurut New York Daily News.
Tinggal di Kediaman Eksklusif

Barron tumbuh dalam Trump Tower dimana ia memiliki seluruh lantai untuk dirinya sendiri. Termasuk ruang tamu sendiri.
Anak Laki-laki Pertama Setelah Lebih dari 5 Dekade

Barron akan menjadi anak laki-laki pertama yang pindah ke Gedung Putih sejak JFK Jr. tinggal di sana pada awal 1960-an.
Dibesarkan menggunakan kaviar di kulitnya

Sang ibu, Melania menggunakan kaviar--yang diketahui harganya sangat mahal--sebagai pelembap kulit Barron. Setiap malam, ia mengoleskan kaviar pada kulit Barron setelah mandi, menurut sebuah artikel ABC News pada 2013 silam.
Mengenyam Pendidikan di Sekolah Privat Elit

Saat ini, Barron sedang menempuh pendidikan di Columbia Grammar and Preparatory School di Upper West Side. Dan banyak pihak mulai berspekulasi bahwa setelah sang ayah resmi menjadi Presiden Amerika, Barron akan pindah ke sekolah bergengsi Sidwell Friends School yang dulu menjadi tempat anak-anak Obama bersekolah.
Meniru Gaya Hidup Sang Ayah

Barron memiliki kebiasaan yang tak jauh dari sang ayah, Donald Trump. Ia suka bermain golf dengan ayahnya. Serta hobi membangun kota dan bandara menggunakan lego.
Nama Barron Digunakan Sebagai Nama Samaran

Meskipun Donald Trump sempat membantah, namun sejumlah media melaporkan bahwa ia pernah beberapa kali menggunakan nama samaran seperti John Barron dan John Miller saat berkesempatan bicara untuk Trump Organization.
(Sumber: www.amny.com)
© Dream
Dream - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat kejutan. Sepanjang masa jabatannya, pemilik bisnis properti Trump ini takkan mengambil hak gajinya.
Trump hanya akan mengambil jatah gaji sebesar US$ 1 sesuai aturan yang berlaku dalam konstitusi AS.
" Saya rasa saya harus mengikuti hukum mengambil US$ 1. Jadi saya akan mengambil US$ 1 setahun," kata Trump mengutip laman cbsnews.com, Kamis, 17 November 2016.
Jawaban Trump dalam acara 60 Minutes sebuah stasiun televisi AS tersebut memang cukup mengejutkan. Maklum saja, seorang presiden di AS berhak mendapat gaji sebesar US$ 400 ribu atau sekitar Rp 5,35 miliar
" Tidak, saya tidak akan mengambil gaji itu. Tidak akan saya ambil," ulang Trumph menjawab pertanyaan sang presenter Lesley Stahl.
Sejak terpilih, Trump memang berjanji akan memisahkan masalah bisnis pribadinya jika terpilih menjadi presiden.
" Saya akan memutus hubungan....saya takkan peduli lagi," kata Trump dalam salah satu sesi debat. " Anak-anak saya yang akan menjalankan, saya tak mau ekspansi besar-besaran."
Setahun yang lalu, Trump juga berjanji akan menolak gaji presiden yang diterimanya.
Bahkan dia menegaskan, hal tu akan menjadi langkah nyata pertamanya jika terpilih sebagai presiden.
" Saya takkan mengambil gaji, OK?" janjinya. " Itu bukan masalah besar buat saya."
Dalam dokumen persyaratan yang diserahkan pada Federel Election Commision, Trump melaporkan pendapatannya pada 2015 mencapai US$ 577 juta. Melihat pundi hartanya itu, memang sangat mungkin Trump tak mau mengambil jatah gajinya.
Menurut data investigasi Forbes yang dirilis September lalu, kekayaan Trump ditaksir mencapai US$ 3,7 miliar, turun US$ 800 juta dari posisi setahun yang lalu.