Wanita Ini Temukan Emasnya Di Tumpukan Sampah (Malaymail)
Dream - Meski sudah hilang di tempat yang tak dimungkinkan, jika sudah menjadi rezekinya benda yang dicari pasti kembali ke si pemilik. Inilah yang dialami seorang wanita di Malaysia saat secara tak sengaja membuat kota berisi perhiasan mahalnya.
Wanita yang tak disebutkan namanya itu kehilangan perhiasannya senilai 70 ribu ringgit, setara Rp240 juta. Rupanya sang ibu secara tidak sengaja membuang kotak perhiasan yang masih berisi gelang emas ke dalam kantong sampah.
Sadar perhiasannya hilang, wanita itu memutuskan untuk mendatangi sebuah tempat penampungan sampah. Dia mengacak-acak tumpukan sampah di dekat rumahnya. Hingga akhirnya dia berhasil menemukan kembali perhiasannya.
Dalam video yang diunggah pada akun Facebook Idda Melisa, wanita itu dan beberapa petugas pengangkutan sampah terlihat membolak-balik sampah menggunakan tongkat.
Wanita itu lalu tertarik perhatiannya pada sebuah kotak plastik hijau di antara sampah-sampah tersebut. Dia segera mengambilnya karena menyadari kota itu adalah tempat dia menyimpan perhiasan.
Wanita itu kemudian mencuci kotak tersebut dan memeriksa isinya. Dia bersyukur perhiasannya bisa ditemukan.
" Saya bersyukur bisa menemukannya," kata wanita itu.
Video tersebut mendapat banyak komentar. Banyak yang menyebut wanita itu teledor.
" Bagaimana bisa dia sampai tidak sengaja membuang emasnya," tulis warganet.
Yang lain berkomentar wanita itu harus memberi hadiah kepada para petugas sampah. Karena mereka sudah membantunya mencari emasnya yang hilang, dikutip dari Malaymail.
Dream - Para kuli bangunan yang sedang menggali sumur secara tidak sengaja menemukan bongkahan batu safir raksasa.
Batu safir yang diberi nama Batu Keberuntungan ini bernilai lebih dari US$100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun.
Bongkahan batu berharga tersebut ditemukan saat mereka menggali sumur di belakang sebuah rumah di Ratnapura, Sri Lanka.
Pemilik rumah yang kebetulan seorang pedagang permata, sangat senang dengan penemuan bongkahan batu safir raksasa tersebut.
Batu berwarna biru pucat tersebut memiliki berat 510 kilogram. Jika ditaksir, batu safir raksasa itu bernilai 2,5 juta karat.

" Orang yang menggali sumur memberi tahu tentang penemuan batu aneh. Saat digali lebih dalam kami menemukan spesimen raksasa ini," kata pemilik rumah yang hanya ingin dipanggil Gamage.
Pria yang merupakan pedagang permata generasi ketiga ini sengaja tidak memberikan nama lengkap atau lokasi rumahnya demi alasan keamanan.

Gamage segera memberi tahu pihak berwenang tentang penemuan itu. Tetapi butuh lebih dari satu tahun untuk membersihkannya dari lumpur dan kotoran lainnya.
Selama proses pembersihan, sebagian dari batu aneh tersebut rontok. Saat diteliti, ternyata rontokan tersebut adalah batu safir bintang berkualitas tinggi.
Sementara itu, seorang ahli mengaku baru pertama kali itu dia melihat batu mulia sebesar dan seindah itu.
" Saya belum pernah melihat spesimen sebesar itu sebelumnya. Ini mungkin terbentuk sekitar 400 juta tahun yang lalu," ujar Dr Gamini Zoysa, ahli permata terkenal di Sri Lanka.
Sayangnya, meski spesimen itu memiliki nilai karat yang tinggi, sebagian ahli meragukan semua batu yang ada di dalamnya berkualitas tinggi.
Para pelaku industri batu berharga berharap 'Batu Keberuntungan' akan menggairahkan pasar yang sebelumnya sempat surut akibat pandemi Covid-19.
" Ini adalah spesimen safir bintang langka, mungkin yang terbesar di dunia. Mengingat ukuran dan nilainya, ini akan menarik minat kolektor pribadi atau museum," kata Thilak Weerasinghe, Ketua Otoritas Permata dan Perhiasan Nasional Sri Lanka.
Sumber: BBC
Advertisement