Advertisement
Muniey Nurnasuha bisa mandikan anaknya untuk kali pertama dan terakhir. Bisa tatap wajahnya buat kali terakhir.
Tapi netizen kok salah fokus dengan teh celup yang dipakai calon dokter yang akrab disapa Nasia ini, kenapa?
Hanya karena masih banyak terlalu percaya takhayul, tak seorang pun yang berani membantu membawa pulang jenazah bayi ini.
Bayi berusia kurang setahun itu sebelumnya dinyatakan meninggal oleh petugas apotek.
Si bayi didiagnosa mengalami respiratory distress atau gangguan pernapasan berat.
dari 15 kasus baru itu 3 di antaranya adalah balita. Dua balita merupakan Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari pasien positif sebelumnya, sedangkan yang satu adalah bayi yang baru lahir.
Bayi yang baru lahir hanya sempat bernapas 9 jam sebelum meninggal dunia.
Ayahnya sudah keliling mencari tanah dan imam untuk memakamkan anaknya.
Alih-alih memberikan obat atau suntikan, dokter menyarankan bayi tersebut untuk dipijat.
Yang menyedihkan lagi, sang ibu yang baru melahirkannya tidak dapat melihat bayinya itu karena dia sendiri masih koma.
Pemeriksaan pendahuluan menunjukkan bahwa tidak ada luka atau memar di tubuh korban.
Bayi MAF meninggal dunia setelah dititipkan di rumah pengasuhnya yang tak jauh dari tempat ibunya mengajar.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak