Ahli klimatologi dan sejarawan cuaca profesional, Maximiliano Herrera, meyakini bahwa situasi saat ini merupakan gelombang panas April terburuk sepanjang sejarah Asia.
Suhu New Delhi tercatat mencapai rekor tertinggi, yakni 49,2 derajat celsius. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat.