Advertisement
Situasi berubah panas dan massa menjadi cemas saat ada tembakan gas air mata pada pukul 22.08 lewat 59 detik.
Seluruh jajaran polisi di Polrestas Kota Malang melakukan aksi bersujud untuk meminta maaf.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan hal tersebut berdasarkan keterangan dokter RS Saiful Anwar.
Sebanyak tiga anggota polisi yang dijadikan tersangka merupakan sosok pemberi perintah untuk menembakkan gas air mata.
Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr Nico Afinta memberikan penjelasan terkait menembakkan gas air mata.
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Sadewi Resmikan Pop-Up Store di Kota Kasablanka: Hadirkan Ruang Mindful Beauty untuk Perempuan Urban