Advertisement
Komodo terlalu kuat dan ganas sehingga kemungkinan dengan cepat membunuh salah satu jenis dinosaurus tersebut.
Sang komodo berjalan santai menyusuri jalan yang diperuntukkan bagi pengunjung pasar souvenir tersebut.
Kejadian ini membuat geger warga setempat dan memicu perasaan campur aduk antara keheranan, kekhawatiran, dan ketakutan
Biawak air mirip komodo itu ukurannya sangat besar, dengan panjang dari ujung mulut hingga ekor 2 sampai 3 meteran.
Meski memiliki gigi berbentuk gerigi yang tajam, namun komodo memakan mangsa dengan cara tidak biasa. Ia akan mencabik-cabik daging mangsanya dalam potongan besar sebelum menelannya bulat-bulat.
Komodo ini klenger karena kesulitan menelan mangsanya.
Hingga video tersebut berakhir, sang komodo masih kelojotan karena tanduk mangsanya tersangkut di mulutnya.
Meski sering jadi perbincangan, dua reptil yang sama-sama mematikan ini hampir tidak pernah terlihat dalam satu frame seperti dalam video ini.
Pria itu santai menyapu dalam jarak sangat dekat dengan salah satu komodo. Yang bikin deg-degan, sapunya sempat mengenai kepala komodo itu.
Kedua makhluk ini termasuk reptil predator puncak atau pemangsa teratas di alam liar. Mereka sama-sama menakutkannya bagi manusia.
Biawak itu berhasil mencapai posisi teratas rak dan diam sejenak untuk mengamati sekelilingnya.
Foto ini mengundang marah warganet karena pembangunan mulai masuk Pulau Komodo.
Bukti Sylvia terletak di Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Monyet malang itu tidak berkutik lagi saat berada di mulut sang reptil ganas tersebut.
Pemprov NTT berencana melakukan penutupan selama setahun.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak