Advertisement
Tidak mengemis, anak ini mencari uang dengan berjualan meski kakinya sakit.
Meski tampak bersedih, namun bocah SD ini tetap merangkul neneknya.
Mencoba tegar, Reggi tak mampu lagi menahan tangisnya.
Anak SD diangkat di atas bahu menyebrangi sungai yang dalam.
Ayah tak hadir, ibu bekerja di luar negeri.
Momen pilu perjuangan ayah cari uang sambil gendong anaknya.
Di masjid samping rel kereta, ibu dan anaknya itu tertidur pulas.
Kehangatan itu tidak dapat dirasakan oleh seorang siswa di SMK DPI Tasikmalaya, Jawa Barat, yang satu ini.
Kerinduan anak-anak membuat Serma Riadi kembali ke Hote.
Anak itu semula dikira perekam video sebagai bocah penjual bunga. Sangkaannya ternyata berubah ketika dia melihat pemandangan yang menyesakkan dada.
Rutinitas itu dijalaninya untuk bekal biaya sekolah yang harus dibayar setiap bulan. Pengalaman seperti dicoret wajah menggunakan spidol oleh guru jadi bagian pengalaman hidupnya.
Tak tega meninggalkan anak majikannya, Siti rela merawatnya di Indonesia.
Ibu yang berprofesi sebagai pemulung itu sedang bermain gunting batu kertas dengan anaknya. Mereka mengisi waktu agar sang anak tidak merasa bosan.
Kakek yang sudah renta harus tetap jualan kerupuk demi bertahan hidup.
Berharap sang kakak segera menyusul bertemu dengan jodohnya.
Dengan senang hatii polisi mengizinkan anak itu untuk berfoto di mobilnya.
Sambil berdiri di lantai atas, ia mengarahkan kamera ponselnya ke arah anak perempuannya yang memakai toga.
Teguh seorang anak petani ditawarkan langsung seleksi Bintara oleh KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Bukan untuk reuni, wanita ini kembali ke kampusnya sebagai ojol yang sedang bekerja.
Wania ini menangis merasa bersalah karena berprasangka buruk.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak