Advertisement
Ketinggian air di area pemakaman tersebut bisa dibilang cukup meresahkan, hampir setinggi dada para penggali kubur.
Anehnya, meski kain kafannya sudah hampir membusuk karena sudah lama terkubur, kondisi mayat sebelah itu masih utuh.
Tidak semua orang punya keberanian untuk menjadi seorang penggali kubur. Apalagi profesi ini selalu lekat dengan kisah mistis.
Kalau ada kematian, saya langsung akan tinggalkan urusan dunia dan fokus pada urusan fardu kifayah dulu.
Banyak kisah memilukan yang terjadi selama pemakaman jenazah pasien Covid-19.
"Biarlah jasa kami tidak dipandang asalkan ‘rumah terakhir’ pasien COVID-19 dapat diurus dengan baik."
Terlebih ia hanya hidup sebatang kara dengan kondisi fisik yang tak sempurna.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak