Advertisement
Ia sudah mempersiapkan semua perlengkapan, seperti baju koko, sarung, dan sajadah.
Kini nasib Raeni anak tukang becak yang jadi lulusan terbaik itu telah berubah drastis.
Ia bercerita kepada salah satu penumpangnya.
Ia menggunakan kaus oblong, celana pendek, topi, dan sebuah handuk kecil.
Jika nanti becaknya laku, Pak Muji mengaku akan mencari kerja serabutan buat menafkahi keluarganya.
Agom, seorang tukang becak di Medan, menceritakan nasib sialnya.
Ditengah segala keterbatasannya, ia tetap menjalankan ibadah.
Semua bantuan pemerintah selalu ditolak.
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bolehkah Sharing Niat & Tindakan Sedekah di Media Sosial? Ini yang Harus Diketahui