Advertisement
Penampakan warung yang tidak pernah dibuka selama 40 tahun,
Jadi tempat istirahat para pemulung di Bantar Gebang.
Bermodalkan kejujuran, di warung tersebut sama sekali tidak nampak pemilik warung atau penjaga yang menunggu.
Tampak pada bagian depan warung, bergelantungan shampo yang disusun teratur. Kemasannya diurutkan sesuai merek dan warna.
Alhasil, warung yang berada di lantai atas bangunan tinggi itu mirip dengan menara tempat Rapunzel tinggal. Tinggi bangunan warung tersebut sekitar lima meter.
Si pengunggah pun mengaku selama lima tahun jajan di sana, dia tidak pernah tahu seperti apa sosok penjual dari warung tembok tersebut.
Sejumlah penjual bahkan terkesan asal-asalan ketika mendirikan warung. Tak sedikit juga warung jadi terlihat aneh dan mengundang tawa.
Sempat viral pria lima tahun langganan beli minuman di "warung gaib". Ternyata ini sosok penjualnya.
Tersedia sebuah lubang kecil pada tembok yang hanya muat untuk satu tangan saja. Melalui lubang itulah para pembeli dan penjual melakukan transaksi.
Yang lebih menyeramkan, Siti berjualan makanan sendirian setiap hari, mulai dari tengah hari hingga larut malam.
Berikut ulasannya.
'Hidden gem ini wajib banget kalian ke sini. Jadi tempatnya rada masuk gini. Tapi worth it banget guys dan aksesnya juga gampang kok.'
Riset menunjukkan kata kunci produk toko kelontong meningkat hingga 337 persen selama masa pandemi covid-19.
Harus nunduk-nunduk dulu biar bisa ke dalem.
Setelah makanan siap, si penjual akan memberikannya melalui atas tembok.
Bukannya memakai strategi yang umum, nama 10 warung ini justru bikin pelanggan jadi 'mikir' keras.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak