Dekstop Komersial Teranyar Lenovo, Cuma Segenggam Tangan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 15 November 2019 09:00
Dekstop Komersial Teranyar Lenovo, Cuma Segenggam Tangan
Beratnya hanya 505 gram.

Dream - Lenovo kembali mengeluarkan produk teranyarnya. Kali ini, brand asal Tiongkok itu meluncurkan produk dekstop komersial ThinkCentre seri M90n-1 Nano

Presale Manager Lenovo Indonesia, Azis Wonosari, mengklaim produk terbarunya ini memiliki ukuran paling kecil sedunia. Dimensi hanya 329x227x17.9 milimeter.

" Ini beratnya hanya 505 gram," ujar Azis di Jakarta, Kamis 14 November 2019.

Untuk menunjang kinerja, ThinkCentre M90n-1 Nano ini ditanami Intel Core vPro i7 Processor generasi ke-8. Menurut Azis, slot penyimpanan perangkat memiliki kapasitas 4GB DDR4 dan Hard Disk 512 GB.

1 dari 3 halaman

Ekstrem

Dalam event ini, Lenovo turut memperkenalkan ThinkCentre M90-n1 Nano IoT. Komputer desktop yang dapat beroperasi di suhu ekstrem.

" Tidak menggunakan kipas pendingin, namun tetap bisa memiliki kemampuan ketahanan rentang suhu panas 0°-50°C," kata Azis..

Seri dekstop berteknologi IoT ini dibuat khusus untuk tim IT perusahaan. Produk ini memiliki teknologi solusi keamanan ThinkShield yang secara langsung menyediakan slot keningston lock.

Selain itu, produk ini juga dilengkapi chip hardware, trusted platform module dalam melakukan enkripsi data.

ThinkCentre M90-n1 Nano ThinkCentre M90-n1 Nano IoT sudah bisa dibeli di Indonesia dengan harga US$539 atau sekitar Rp7,5 juta.

2 dari 3 halaman

Hadapi Era Digital, Lenovo Luncurkan Solusi Pusat Data

Dream - Teknologi informasi saat ini terus mengalami percepatan. Di era digital seperti saat ini, masyarakat dunia sudah tak bisa lepas dari kebutuhan teknologi informasi guna menunjang aktivitas kehidupan. Mulai dari bisnis, pendidikan, pemerintahan dan kehidupan pribadi.

Selain gadget, kebutuhan masyarakat yang kompleks juga turut melahirkan keinginan dukungan pusat data (data center) yang mumpuni.

Country Manager Data Center Group, Indonesia Lenovo Dick Bahar mengatakan, pertumbuhan data di Indonesia termasuak sangat besar. Hal itu didorong oleh pengadopsian dan inisiatif digital yang sangat luas. 

" (Itu) membawa kita ke era baru digital dan menawarkan peluang yang sangat masif di pasar data center," kata Bahar di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu 23 Agustus 2017.

 

3 dari 3 halaman

Fokus di Software

Melihat potensi besar tersebut, Lenovo memutuskan meluncurkan data center atau pusat data. Memanfaatkan 'revolusi kecerdasan' itu, Lenovo meluncurkan portofolio ThinkSystem yang berfokus pada hardware dan ThinkAgile berfokus pada software yang dapat terkoneksi dengan hardware.

Menurut Bahar, portofolio ThinkSystem ini terdiri dari servernetworkingstorage. ThinkSystem terdiri dari 14 belas server yang mudah dikonfigurasi untuk platform rack dan towermission criticaldenseblade.

Data center grup itu terdiri dari beberapa segmentasi primer pasar data center seperti hyperscalesoftware definesupercomputing, dan data center infrastructure.

" Jadi customer tidak perlu pusing, ini data sudah langsung satu box jadi cuma setting yang utamanya saja," ucap dia.

Bahar berharap dengan adanya ketersediaan data center itu pelanggan dapat lebih dimudahkan lagi dalam melakukan aktivitasnya di dunia teknologi informasi.(Sah)

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara