Film 'A Copy Of My Mind' Dibuat Pakai Ponsel?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 5 Maret 2020 06:41
Film 'A Copy Of My Mind' Dibuat Pakai Ponsel?
Kalau memang memungkinkan untuk pakai smartphone ya aku pakai, kata dia.

Dream - Film yang berkualitas belum tentu dibuat dengan biaya produksi mahal. Sutradara Joko Anwar membuktikannya saat membuat film A Copy of My Mind. Joko mengaku film yang dia garap tahun 2014 itu sempat dibuat menggunakan ponsel.

" Itu sebuah film yang dimaksudkan untuk menampilkan Jakarta apa adanya, wajah jujur Jakarta. Waktu itu, beberapa footage di-shoot menggunakan Samsung Galaxy Note 4," kata Joko di Pacific Place, Jakarta Pusat, Rabu 4 Maret 2020.

Ponsel dianggap mempermudah proses syuting, meskipun resolusinya belum mencapai 4K. Bahkan penontonnya tidak menyadari adegan mana yang diambil menggunakan ponsel, ketika disatukan dengan hasil kamera profesional.

" Kalau memang memungkinkan untuk pakai smartphone ya aku pakai. Waktu itu aku harus masuk ke suatu daerah yang memang shooting-nya harus gerilya style. Nggak memungkinkan dikasih izin karena tempat kriminal," ucap dia.

 

1 dari 5 halaman

Rencana Membuat Film Pakai Ponsel

Penggarapan dan penyuntingan film yang diambil menggunakan ponsel juga sama seperti kamera profesional. Hal ini, kata dia, telah banyak dilakukan di dalam maupun luar negeri.

Tidak sedikit film yang digarap dengan ponsel memenangkan penghargaan. Menurut Joko, menggarap sebuah film tidak tergantung pada teknik saja, tapi juga memerlukan estetika.

" Jadi kalau shooting sudah menyediakan alat yang mumpuni tapi bisa nggak bagus, ya mungkin secara estetika dia nggak punya kemampuan untuk membuat sesuatu yang indah," ucap dia.

Kedepannya, dia berencana membuat film dengan ponsel sebagai kamera tambahan.

Terutama, proses syuting yang tidak memerlukan tripod (handheld), diambil dengan teknik gerilya style dan diperuntukkan memotret secara natural.

" Aku pernah melakukan dan kenapa nggak (melakukan) lagi. Tinggal cari (cerita) yang cocok," kata dia.

2 dari 5 halaman

Joko Anwar: Bikin Film Bisa Pakai Galaxy S20 Ultra

Dream - Produk baru besutan Samsung tampil di berbagai platform. Produk asal Korea Selatan itu meluncurkan produk flagship terbarunya, Galaxy S20 dan Z Flip.

Galaxy S20 punya tiga varian S20, S20+ dan S20 Ultra. Ketiga ponsel dan Z flip memiliki spesifikasi yang berbeda.

IT & Mobile Product Marketing Head Samsung Indonesia, Denny Galant bersama beberapa Galaxy Team mengungkapkan keunggulan Galaxy S20 Ultra.

Samsung Galaxy S20 (Dream.co.id/Cynthia Amanda)© Dream.co.id/Cynthia Amanda

Samsung Galaxy S20 (Dream.co.id/Cynthia Amanda)

 

3 dari 5 halaman

Kamera

Kamera selalu menjadi perhatian pertama dari sebuah ponsel. Tak heran, konten video dan foto menjadi aktivitas menyenangkan bagi banyak orang.

" Foto dan video jadi konten baru sekarang ini. Terutama video yang lebih atraktif karena ingin mengabadikan live moment," ujar Presiden Direktur Samsung Electronics Indonesia, Jaehoon Kwoon di Pacific Place, Jakarta Pusat Rabu 4 Maret 2020.

Hal pertama yang ditonjolkan yaitu 8K video snap dengan fitur super steady. Keunggulan ini membuat video dapat dibesarkan tanpa mengurangi kualitas gambar.

Apalagi, ponsel ini didukung dengan resolusi wide angle 108 megapiksel, ultra wide 12 megapiksel, telephoto R8 megapiksel, kamera depan 40 megapiksel dan 100x space zoom.

Samsung Galaxy S20 (Dream.co.id/Cynthia Amanda)© Dream.co.id/Cynthia Amanda

Samsung Galaxy S20 (Dream.co.id/Cynthia Amanda)

Dian Sastrowardoyo sebagai bagian dari Galaxy Team telah mencoba keunggulan kameranya saat harus memotret dari jauh dan memotong gambar.

" Kualitas kameranya tinggi dan detailnya tetap jelas walaupun di-crop. Kamera beneran harus bawa lensa beberapa, ini cuma satu smartphone. Untuk objek jauh, kayak ada lomba renang di sekolah anak saya atau nonton konser, ini sangat membantu," kata dia.

Sutradara, Jay Subiakto merasakan kemampuan fitur nona binning yang membuat gambar lebih jelas serta tidak shaky saat dipotret dalam gelap. Nona binning merupakan istilah 3 x 3 piksel atau sembilan piksel di dalam satu perangkat.

Sementara itu, sutradara, Joko Anwar juga sempat menggunakan ponsel ini untuk mengambil footage video dengan suasana di pasar. Warnanya cukup cerah. Bahkan di saat gelap, videonya cukup terang.

" Reproduksi warnanya luar biasa. Bikin film bisa pakai S20. Kalau saat editing framenya jurang asik, biasanya kita akan crop. Kalau resolusinya 8K, ketika dicrop nggak akan pecah," kata Joko.

4 dari 5 halaman

Prosesor & Memori

Jika ingin mengambil video apalagi membuat film, dibutuhkan prosesor dan memori yang mumpuni. Galaxy S20 Ultra dibekali prosesor Exynos 990 dengan teknologi RAM LPDDR5 serta kapasitas baterai 5000 mAh.

Tentunya, prosesor ini juga mendukung pengalaman bermain gim. Kali ini, produk yang mengalami peningkatan penjualan cukup signifikan di tahun lalu, memiliki kemampuan refresh rate 120 Hz serta response rate 46,6 milisekon.

 

5 dari 5 halaman

Harga dan Jadwal Consumer Launch

Setelah beredar di berbagai media, keempat produk ini akan segera diluncurkan serempak di Central Park, Mall Kelapa Gading 3 dan Pakuwon Surabaya pada 6-8 Maret mendatang.

Galaxy S20, S20+, S20 Ultra dan Z Flip masing-masing dibanderol Rp12.999.000, Rp14.499.000, Rp18.499.000 serta Rp21.888.000. Setiap pembelian Galaxy S20+ dan S20 Ultra akan mendapatkan Galaxy Buds+.

Beri Komentar