Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan PT Good Doctor Technology Indonesia dan Grab Health, meluncurkan program Promo Spesial Bebas Ongkir atau yang disingkat PSBB OK.
Program ini membantu masyarakat Jakarta untuk membeli produk kesehatan secara nyaman dan gratis biaya pengiriman.
" Warga Jakarta jika membutuhkan obat bisa membeli produk kesehatan di platform kami yang bekerjasama dengan lebih dari 550 apotek di seluruh wilayah Jakarta," ujar Danu Wicaksana, Managing Director PT Good Doctor Technology Indonesia dalam jumpa pers via Zoom, Selasa, 22 September 2020.
" Tidak ada minimal pembelanjaan, semua gratis ongkir. Semoga ini bisa membuat masyarakat lebih nyaman, terutama segmen masyarakat yang memiliki kebutuhan tertentu seperti penyakit kronis yang membutuhkan obat secara berkelanjutan," jelasnya.

Di platform Good Doctor, masyarakat Jakarta juga dapat melakukan konsultasi jarak jauh dengan dokter-dokter terpercaya yang memiliki izin lengkap dan sangat berpengalaman.
" Kami mengusulkan dokter-dokter yang berpengalaman di rumah sakit terpercaya, dan pernah melalukan ribuan konsultasi sebelumnya," sambung Danu.
Sementara, Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman, Suharti menambahkan, masyarakat Jakarta bisa membeli obat di apotek dengan ongkos gratis.
" Ini tentunya membantu mereka untuk tetap di rumah. Kami juga membuka kerjasama dengan yang lain untuk pelayanan terhadap kebutuhan dan edukasi pada masyarakat," ujarnya.

PT Good Doctor Technology Indonesia juga menyerahkan donasi 50.000 masker medis yang akan diberikan kepada tenaga medis dan kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan di Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengucapkan terima kasih kepada Good Doctor yang membantu kelancaran PSBB di wilayah DKI Jakarta, melalui program PSBB OK hingga menyalurkan donasi berupa 50.000 masker bedah untuk tenaga medis DKI Jakarta.
" Kedisiplinan kita semua menjadi salah satu kunci keberhasilan PSBB di Jakarta dan tentu akan bisa mengurangi penyebaran COVID-19,” tutup Widyastuti.
(Laporan: Savina Mariska)
Dream - Manfaat teh hijau untuk kesehatan dan tubuh sudah banyak diupas. Khasiat teh ini diketahui bisa memperlancar pencernaan, meningkatkan imunitas tubuh, menenangkan pikiran serta baik untuk kesehatan kardiovaskular dan otak.
Ada juga yang menganggap bahwa semakin banyak mengonsumsi teh hijau akan semakin mudah menurunkan berat badan. Namun, hal tersebut banyak diyakini sebatas mitos belaka.
Cara mengonsumsi teh hijau setiap orang bisa berbeda. Begitu juga waktu minum teh terbaik. Ada yang mengonsumsinya teh di pagi hari, malam hari atau sepanjang hari.
Meski baik untuk kesehatan, bukan berarti kamu bisa mengonsumsinya sebanyak mungkin. Waktu mengonsumsinya akan menentukan manfaat yang kamu dapatkan dari teh hijau.

© © Pexels.com
Dilansir dari Times of India, penelitian membuktikan bahwa manfaat teh hijau akan lebih optimal ketika dikonsumsi pada pagi hari sebelum berolahraga.
Teh hijau mengandung kafein dan L-theanine yang bisa memperbaiki suasana hati serta meningkatkan konsentrasimu.
Minum teh hijau sebelum berolahraga bisa sangat bermanfaat untuk membakar lemak lebih optimal.

© © Pexels.com
Minum teh hijau setelah makan atau di malam hari diklaim paling buruk bagi kesehatan. Beberapa kandungan teh hijau dapat menghambat penyerapan makanan pada tubuh jika tercampur dengan mineral yang terkandung ketika makan.
Kafein pada teh hijau akan membuatmu lebih sulit untuk tidur. Selain itu, kafein juga bisa membuat jantung berdebar serta cemas.
Di samping memerhatikan waktu konsumsi, kamu juga bisa membuatnya dengan cara yang tepat untuk mendapatkan manfaat maksimal.
Jangan seduh teh hijau dengan air yang terlalu hangat atau dingin. Seduhlah dengan air bersuhu di antara 160-180 derajat. Rendamlah teh hijau 2-3 menit agar rasanya tidak pahit.
(Sumber: Times of India)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia