Mengenal Jenis Pembersih Wajah Beserta Fungsinya

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 6 Januari 2022 07:47
Mengenal Jenis Pembersih Wajah Beserta Fungsinya
Ketahui jenis pembersih wajah yang cocok dengan kulitmu.

Dream – Pemakaian pembersih wajah seringkali disepelekan. Masih banyak orang yang sembarangan dalam memilih pembersih wajah. Terutama, saat tidak membawa pembersih wajah atau kehabisan produknya.

Padahal, pemakaian pembersih wajah harus disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit. Jika tidak, wajahmu tidak akan bersih secara maksimal. Bahkan, wajahmu bisa berjerawat atau mengalami masalah lainnya.

Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui berbagai jenis dan fungsi pembersih wajah terlebih dulu. Pada dasarnya, pembersih wajah mengandung zat aktif untuk membersihkan kotoran pada permukaan kulit.

Pembersih wajah yang tersedia di pasaran dapat membersihkan kotoran, minyak, mikroorganisme, serta membantu pengelupasan lapisan stratum korneum pada kulitmu. Sehingga, wajah benar-benar bersih.

Sayangnya, menggunakan pembersih wajah yang dilarutkan menggunakan air saja tidak cukup. Banyak produk kosmetik yang tidak larut dalam air. Jadi, kamu harus menggunakan produk pembersih wajah lebih dari sejenis. Terutama, jika kamu menggunakan berbagai produk kosmetik.

1 dari 5 halaman

Susu pembersih

Menggunakan Susu Pembersih© Shutterstock

Dikutip dari unggahan Instagram Dermatologis, Dhelya Widasmara, salah satu jenis pembersih wajah yang umum digunakan adalah cleansing milk atau susu pembersih.

Susu pembersih cocok untuk digunakan pada jenis kulit normal dan kombinasi. Jenis pembersih ini mengandung air, minyak, dan emolien, seperti gliserin.

Biasanya, susu pembersih diaplikasikan dengan cara dituang ke kapas dan diusapkan ke seluruh wajah untuk menghilangkan riasan.

Cold cream

Cold cream atau krim dingin merupakan jenis pembersih wajah yang cocok digunakan pada kulit kering. Sedikit berbeda dengan susu pembersih, krim dingin mengandung air, beeswax, dan minyak. Namun, fungsinya sama dengan susu pembersih, yaitu untuk membersihkan riasan di seluruh wajah.

2 dari 5 halaman

Foaming cleanser

Menggunakan Foaming Cleanser© Shutterstock

Salah satu jenis pembersih wajah yang dapat dilarutkan dengan air adalah foaming cleanser atau pembersih berbusa. Pembersih ini bisa digunakan pada kulit berminyak dan berjerawat. Tapi, jenis kulit yang kering dan sensitif tidak dianjurkan untuk menggunakannya.

Umumnya, foaming cleanser mengandung surfaktan kuat seperti sodium lauryl sulfate. Cara pemakaiannya cukup dipijatkan ke seluruh wajah dengan gerakan memutar dan dibilas menggunakan air bersih.

Cleansing oil

Jika kulitmu kering, gunakanlah cleansing oil. Namun, kamu harus memilih jenis cleansing oil yang kandungannya cocok dengan kebutuhan kulitmu. Biasanya, cleansing oil mengandung minyak zaitun, minyak jojoba, atau minyak jarak.

Kamu hanya perlu mengaplikasikannya dengan kapas ketika menggunakannya. Lalu, bilas dengan air bersih. Biasanya, cleansing oil digunakan untuk membersihkan makeup atau tabir surya yang bersifat waterproof.

3 dari 5 halaman

Nonfoaming cleanser

Pembersih satu ini cocok untuk kamu yang memiliki jenis kulit sensitif. Nonfoaming cleanser mengandung air, gliserin, cetyl alcohol, stearyl alcohol, sodium lauryl sulfate, dan propylene glycol.

Cara memakainya cukup diaplikasikan pada kulit dalam kondisi kering atau yang sudah dibasahi dengan air. Lalu, bilas dengan air atau dibersihkan menggunakan tisu.

4 dari 5 halaman

Micellar water cleanser

Menggunakan Micellar Water© Shutterstock

Jenis pembersih wajah yang bisa digunakan semua jenis kulit adalah micellar water cleanser. Jenis pembersih ini mengandung air dan surfaktan. Sayangnya, micellar water cleanser hanya bisa digunakan untuk membersihkan makeup yang larut dalam air dengan cara diusapkan pada wajah menggunakan kapas.

Kamu tetap harus membersihkan wajah dengan jenis pembersih wajah lainnya jika ingin kulitmu benar-benar bersih.

Cleansing balm

Selain micellar water, cleansing balm juga cocok digunakan untuk semua jenis kulit. Biasanya, cleansing balm mengandung minyak jojoba, minyak alpukat, minyak zaitun, minyak almond, beeswax, atau shea butter.

Untuk penggunaannya, cukup pijatkan cleansing balm pada kulit hingga mencair dan bilas dengan air. Namun pada kulit berminyak, bersihkan kembali wajah dengan sabun dan air.

Laporan: Anzila Riskia Putri

Beri Komentar