Ratna Sarumpaet Bebas Lebih Cepat, Atiqah Hasiholan Bahagia

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 26 Desember 2019 14:40
Ratna Sarumpaet Bebas Lebih Cepat, Atiqah Hasiholan Bahagia
Ratna Sarumpaet mendapat remisi 9 bulan dari masa tahanannya selama 24 bulan.

Dream - Ratna Sarumpaet telah bebas dari Rutan Pondok Bambu hari ini, Kamis, 26 Desember 2019. Ratna diketahui telah menjalani masa tahanan selama 15 bulan setelah divonis bersalah dalam kasus  dari penyebaran berita bohong.

Kuasa Hukum Ratna, Desmihardi saat dikonfirmasi Liputan6.com membenarkan kabar bebas kliennya tersebut.

" Ibu Ratna Sarumpaet secara resmi bebas dan keluar dari Lapas perempuan kelas II A Pondok Bambu. Pembebasan ini diberikan setelah Permohonan pembebasan bersayarat (PB) ibu Ratna Diterima dan dikabulkan," kata Desmihardi.

Menurut Desmihardi, pembebasan kliennya itu dikarenakan mendapatkan remisi Idul Fitri dan 17 Agustus yang diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

Dari total hukuman selama dua tahun, lanjut Desmihardi, Ratna mendapatkan pengurangan kurungan penjara selama sembilan bulan.

Bebasnya Ratna disambut bahagia putrinya, Atiqah Hasiholan yang juga membenarkan kabar tersebut. " Iya betul (mama bebas)," ujar Atiqah.

Istri Rio Dewanti itu mengaku bahagia sang ibu bisa kembali berkumpul bersama keluarga menjelang momen pergantian tahun.

" Pokoknya gue sebagai anak happy lah," ujarnya lagi.(Sah)

1 dari 4 halaman

Ratna Sarumpaet: Tompi Selamatkan Saya

Dream - Terdakwa penyebaran berita hoaks pemukulan, Ratna Sarumpaet, mengaku tidak paham mengapa sampai penyanyi yang juga dokter bedah plastik, Tompi, dihadirkan dalam sidang atas kasusnya.

Ratna justru berpikir Tompi adalah orang yang telah menyelamatkannya. Sebab, kata dia, Tompi telah membuatnya tersadar untuk berhenti berbohong.

" Saya tidak tahu kenapa saudara Tompi ini ada di sini ya, karena sebenarnya dialah yang menyelamatkan dan menyadarkan saya untuk berhenti berbohong. Terima kasih," ujar Ratna usai kesaksian Tompi di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 23 April 2019.

Dalam sidang ini, Tompi memberikan penjelasan mengenai cuitannya di Twitter. Cuitan itu berisi keterangan hasil analisis Tompi terhadap foto wajah lebam Ratna yang tersebar di media sosial.

Dalam cuitan itu, Tompi mengatakan luka lebam Ratna bukan akibat pemukulan melainkan efek operasi plastik. Tetapi, Ratna tidak memberikan tanggapan atas cuitan Tompi.

" Malamnya, saya tweet ini bukan pemukulan. Ini operasi bedah plastik," kata Tompi.

Setelah muncul polemik, cuitan Tompi diserang oleh beberapa politisi. Beberapa di antaranya seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

Di hadapan majelis hakim PN Jakarta Selatan, Tompi mengaku awal mula dia tahu kasus ini dari cuitan Fadli Zon berupa foto bersama Ratna Saumpaet. Fadli membubuhkan keterangan berisi kronologis penganiayaan yang dialami Ratna.

Saat beredar foto Ratna yang lebih jelas, Tompi semakin yakin wanita itu tidak dianiaya. Dia pun mengaku menemukan kejanggalan antara foto dengan keterangan yang diunggah Fadli.

" Saya semakin yakin saat ada foto (Ratna) rambut diikat itu di-treatment supaya nggak kotor. Gerakan itu sebagai kebiasaan kita dokter plastik," kata dia. (ism)

2 dari 4 halaman

Tompi Kupas Kejanggalan Muka Ratna Sarumpaet di Persidangan

Dream - Penyanyi Tompi mengaku yakin luka lebam pada wajah Ratna Sarumpaet bukan akibat penganiayaan. Dia mengaku keyakinan itu seketika muncul dalam pikirannya begitu melihat foto lebam Ratna yang diunggah Fadli Zon.

" Pertama saya tahu dari tweet Pak Fadli Zon yang berfoto dengan beliau (Ratna), background-nya ada poster," ujar Tompi di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 23 April 2019.

Pria yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis bedah plastik ini mengatakan, cuitan tersebut dilengkapi keterangan mengenai kronologi penganiayaan yang dialami Ratna. Menurut Tompi, Fadli menulis Ratna dianiaya oleh tiga orang tak dikenal di Bandung.

Tompi juga sempat meminta bantuan Glen Fredly untuk menghubungi Ratna. Tompi mengaku ingin menawarkan bantuan perawatan jika Ratna membutuhkan.

" (Apabila) membutuhkan dokter bedah plastik dan saya bersedia menolong. Dan saya WA (WhatsApp) Glen. Glen coba tanya Bu Ratna kalau butuh bantuan saya bersedia. Free," ucap dia.

3 dari 4 halaman

Temukan Kejanggalan

Foto muka lebam Ratna kemudian tersebar dan menyedot perhatian publik. Setelah memeriksa secara teliti, Tompi mulai ragu lebam Ratna benar-benar akibat penganiayaan atau bukan.

Menurut Tompi, ada beberapa kejanggalan yang dia dapat setelah mencocokkan keterangan Fadli dengan foto Ratna. Jika disebutkan Ratna sempat dilempar ke jalan, Tompi mengaku tidak menemukan luka lecet di wajah maupun bagian tubuh lain wanita itu sama sekali.

" Ke dua, saya semakin yakin saat ada foto (Ratna) rambut diikat itu di-treatment supaya nggak kotor. Gerakan itu sebagai kebiasaan kita dokter plastik," kata dia.

4 dari 4 halaman

Ada Bukti Bekas Sayatan

Selain itu, Tompi mengatakan bahwa bengkak yang ada di wajah Ratna merupakan hasil dari operasi plastik. Dia mendasarkan pendapatnya pada luka sayatan di kelopak mata Ratna yang letaknya simetris.

" Kalau kita melakukan operasi plastik kanan kiri, ada sayatan simetrik, kalau operasi mata dua-duanya. Kesimpulan bukan hanya dari foto, tapi mencocokan dari keterangan tweet Fadli Zon. Kalau dilempar ada lecet. Dan luka itu ada khas operasi," ujar dia.

Setelah itu, keyakinan Tompi terbukti ketika Ratna mengaku telah berbohong dan menggelar konferensi pers pada 3 Oktober 2018.

" Dan sorenya Bu Ratna konpres dan mengakui itu bedah plastik. Jadi secara benarnya pengakuan dari yang bersangkutan," ucap dia.

Beri Komentar