Tax Amnesty Buka Peluang Bagi Bank Syariah untuk IPO

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 29 Juli 2016 12:02
Tax Amnesty Buka Peluang Bagi Bank Syariah untuk IPO
Dengan opsi ini, bank syariah bisa mencari dana segar dari pasar modal.

Dream - Direktur Utama PT BNI Syariah, Imam Teguh Saptono, mengatakan, tax amnesty atau program pengampunan pajak menjadi peluang yang cukup besar bagi bank syariah untuk melakukan initial public offering (IPO). Sebab, potensi dana yang dihasilkan dari amnesti pajak diprediksi mencapai Rp1.000 triliun hingga Rp1.500 triliun.

" Kalau itu beneran masuk, peluang untuk IPO untuk mendapatkan dana segar dari pasar modal bagi bank-bank syariah, tidak hanya BNI Syariah, akan terbuka cukup besar," kata Imam di Jakarta.

Menurut Imam, BNI Syariah tengah menjajaki opsi IPO agar bisa berkesempatan meraup dana segar dari pasar modal. Mereka menawarkan return on equity (ROE) atau angka imbal hasil saham yang menarik untuk calon investor, yaitu 13 persen.

" Kami doakan juga mudah-mudahan masuknya tax amnesty juga diikuti oleh riba amnesty. Tidak hanya pengampunan pajak, tapi (dananya) juga masuk ke sistem syariah. Itu namanya pengampunan lahir dan batin," kata dia.

Lalu, apakah BNI Syariah akan melakukan IPO untuk mencari pendanaan? Imam mengatakan keputusan itu bergantung pada pemegang saham, dalam hal ini, PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero).

" Yang tadinya itu merger dan strategic investor, ada IPO yang menjadi salah satu opsi yang menarik. Mana yang dipilih? Itu tergantung pemegang saham," kata dia.

Beri Komentar