Sindiran Jokowi: Itu Uang Kita!

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 22 Juli 2016 15:29
Sindiran Jokowi: Itu Uang Kita!
"Gapapa sebetulnya dalam bisnis biasa, tetapi dalam saat ini negara membutuhkan..."

Dream - Presiden Joko Widodo menyindir kebiasaan sebagian masyarakat yang mencari makan di Indonesia namun menyimpan uangnya di luar negeri.

Padahal saat ini semua negara tengah bersaing untuk mendatangkan arus uang masuk.

" Bukan uang siapa-siapa, itu uang kita. Ada yang ditaruh di bawah bantal. Saya tahu ada yang ditaruh di bank Swiss, ada yang ditaruh di Hongkong, ada yang ditaruh di BPI, ada yg ditaruh di Singapura. Datanya ada di kantong saya,” kata Jokowi dalam sosialisasi Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak, di Hotel Santika, Medan, Sumatera Utara, dikutip dari laman Setkab.go.id,

Presiden mengingatkan, sebagai warga yang hidup makan, dan bertempat tinggal di Indonesia, tidak pantas jika harta yang dimiliki disimpan di luar negeri. Apalagi pemerintah juga telah memberikan kemudahan setiap orang untuk mencari rejeki di Indonesia.

“ Gapapa sebetulnya dalam bisnis biasa tetapi dalam saat ini negara membutuhkan partisipasi dari saudara semuanya, sehingga kita carikan payung hukumnya,” terang Presiden.

Dengan alasan itu pula, pemerintah akhirnya menerbitkan Undang-undang Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). Bukan dalam bentuk Peraturan Presiden yang dikhawatirkan bisa dipermasalahkan di lain waktu.

Lewat payung hukum ini, Presiden mengajak para pengusaha untuk bisa memanfaatkan sebaik-baiknya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada 9 anggota Komisi Xl yang hadir dalam sosialisasi itu. Presiden bahkan menyebut para anggota legislatif ini telah banyak mempercepat menyelesaikan UU Tax Amnesty ini.

" Kita berkejar kejaran, bersaing, dengan negara yang lain. Begitu momentumnya hilang udah enggak tahu akan kapan lagi kita bisa menarik uang itu. Kesempatannya sekarang, momentumnya sekarang,” tutur Jokowi.

Beri Komentar