Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sukuk Bisa Menjadi Instrumen Keuangan Syariah Untuk Menampung Dana Repatriasi.
Dream - Jelang pemberlakuan aturan teknis tax amnesty, Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro menilai surat utang syariah, Sukuk, bisa menjadi instrumen yang tepat untuk menampung dana repatriasi pajak.
" Sejauh ini, sukuk yang paling memungkinkan," kata Bambang usai acara halal bihalal dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis malam 14 Juli 2016.
Dia mengatakan investor bisa memanfaatkan sukuk yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan pelat merah, dan swasta. Bahkan Menkeu menilai surat utang syariah dianggap paling siap untuk menampung dana tersebut. Hal ini disebabkan oleh infrastruktur sukuk sudah ada.
" Kredibilitasnya sudah terjamin," kata mantan Wakil Menteri Keuangan itu.
Selain itu, Bambang juga mengikutsertakan bank syariah dan pasar modal syariah untuk menampung dana tax amnesty. Pemerintah melibatkan bank syariah untuk menampung sementara dana repatriasi tersebut.
Untuk pasar modal, pemerintah juga telah menunjuk perusahaan manajemen investasi (MI) untuk mengelola dana repatriasi pajak sehingga dana tersebut bisa masuk ke saham-saham syariah, reksa dana syariah, dan produk pasar modal syariah lainnya.
" Kami berharap akan ada banyak instrumen syariah yang bisa memanfaatkan dana repatriasi itu," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya