Sukuk, Instrumen Paling Tepat Tampung Dana Repatriasi Pajak

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 15 Juli 2016 14:28
Sukuk, Instrumen Paling Tepat Tampung Dana Repatriasi Pajak
Sukuk dianggap instrumen keuangan yang paling siap.

Dream - Jelang pemberlakuan aturan teknis tax amnesty, Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro menilai surat utang syariah, Sukuk, bisa menjadi instrumen yang tepat untuk menampung dana repatriasi pajak.

" Sejauh ini, sukuk yang paling memungkinkan," kata Bambang usai acara halal bihalal dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis malam 14 Juli 2016.

Dia mengatakan investor bisa memanfaatkan sukuk yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan pelat merah, dan swasta. Bahkan Menkeu menilai surat utang syariah dianggap paling siap untuk menampung dana tersebut. Hal ini disebabkan oleh infrastruktur sukuk sudah ada.

" Kredibilitasnya sudah terjamin," kata mantan Wakil Menteri Keuangan itu.

Selain itu, Bambang juga mengikutsertakan bank syariah dan pasar modal syariah untuk menampung dana tax amnesty. Pemerintah melibatkan bank syariah untuk menampung sementara dana repatriasi tersebut.

Untuk pasar modal, pemerintah juga telah menunjuk perusahaan manajemen investasi (MI) untuk mengelola dana repatriasi pajak sehingga dana tersebut bisa masuk ke saham-saham syariah, reksa dana syariah, dan produk pasar modal syariah lainnya.

" Kami berharap akan ada banyak instrumen syariah yang bisa memanfaatkan dana repatriasi itu," kata dia.

Beri Komentar