Itinerary ke Jepang untuk Turis 'First Timer' dan 'On Budget'

Reporter : Dwi Ratih
Sabtu, 3 Desember 2022 07:20
Itinerary ke Jepang untuk Turis 'First Timer' dan 'On Budget'
Kamu bisa sesuaikan waktu dan budget yang kamu miliki untuk mengeksplorasi Jepang dengan maksimal.

Dream - Sejak Jepang membuka pintu gerbang untuk wisatawan dari seluruh dunia, masyarakat yang haus liburan pun gerak cepat alias gercep menjadwalkan traveling ke negara Sakura itu.

Memiliki wisata sejarah dan hiburan yang tak cuma bisa dihitung pakai jari, tampaknya kamu harus meluangkan waktu lebih untuk mengeksplorasi.

Ilustrasi© Shutterstock

Masih diselimuti suasana pandemi COVID-19, kamu wajib banget mengikuti aturan kesehatan yang relatif ketat di Jepang. Jangan sampai rencana liburan jadi buyar karena kamu mengabaikan protokol yang telah ditetapkan.

Selain tiket dan budget yang harus disiapkan untuk melanglangbuana di Jepang, Sahabat Dream jangan lupa buat itinerary agar traveling berjalan seperti yang diharapkan.

1 dari 4 halaman

Wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang

Kamu bisa berkunjung ke Ibu kota Jepang, yaitu Tokyo. Di sana kamu bisa menikmati makanan khas Jepang di department store Mitsukoshi, pasar Tsukiji yang terkenal, menikmati wisata Kuil Meiji dan Harajuku yang selalu jadi incaran para turis.

Di beberapa kawasan Tokyo ini, kamu bisa dengan mudah berbelanja barang-barang ikonik khas Jepang yang dapat dijadikan buah tangagn atau kenang-kenangan pribadi.

Setelah tiga hari di Tokyo, naiklah kereta cepat ke arah barat laut menuju Kanazawa. Diketahui, Kanazawa merupakan 'rumah' bagi salah satu lingkungan era samurai terakhir yang terpelihara dengan baik di Jepang.

Kota ini juga terkenal dengan kedai teh yang sangat bersejarah dan toko yang menjual pernis Wajima, sebuah kerajinan khas Jepang.

Menikmati kota Kanazawa, Kamu bisa menghabiskan setidaknya satu malam di area Kaga Onsen terdekat. Kumpulan kota mata air panas ini adalah rumah bagi ryokan seperti Kayotei.

Di dekat sana ada desa Shirakawa-go dan Gokayama, dua tujuan yang dilindungi UNESCO dan terkenal dengan arsitekturnya yang khas dan sejarah budidaya murbei dan ulat sutra selama ribuan tahun.

Dari Kaga Onsen, dibutuhkan waktu tiga jam naik kereta api ke Kyoto yang merupakan ibu kota pertama Jepang. Di sini, kamu akan menemukan Park Hyatt, yang terletak di lereng bukit yang menghadap ke kota.

2 dari 4 halaman

Ilustrasi© Shutterstock

Jika kamu berencana menginap di Kyoto, kamu bisa pergi ke Kastil Nijo yang megah, bekas benteng samurai, dan distrik berhutan Arashiyama, dengan hutan bambu Sagano.

Untuk melengkapi perjalanan selama di Jepang, pergilah ke pusat seni kontemporer yang berkembang pesat yaitu Naoshima, sebuah pulau di Laut Pedalaman Seto.

Di sini, kamu bisa beristirahat di Benesse House yang dirancang seperti museum oleh Tadao Ando. Di sini, kamu bisa menggunakan feri untuk pergi ke Museum Seni Chichu, Les Archives du Coeur, Museum Seni Teshima, dan Rumah Yokoo Teshima.

3 dari 4 halaman

Perjalanan untuk turis dengan budget terbatas

Walau biaya hidup di Jepang cukup menguras kantong, tapi buat kamu yang ingin eksplorasi Jepang dengan budget pas-pasan, jangan ragu untuk melakukannya.

Saat tiba di Tokyo, berkunjunglah ke distrik bersejarah Asakusa untuk melihat kuil bersejarah dan menikmati jajanan yang tersedia di sekitar kuil.

Ilustrasi© Shutterstock

Jika semangat eksplorasi Jepang masih membara, kamu bisa lanjut perjalanan ke distrik Yanaka yang kuno dan bernostalgia dan Taman Rikugien yang elegan, sebelum menuju ke Omotesando yang modis dan lampu neon Shibuya.

Dari Tokyo ke Kyoto, kamu bisa gunakan kereta api cepat (Shinkansen) atau bis malam karena membutuhkan waktu lebih dari tiga jam.

4 dari 4 halaman

Di Kyoto kamu bisa mengunjungi situs bersejarah kota paling terkenal yaitu Rumah Furumaya yang merupakan rumah pertanian indah yang dijalankan pasangan muda yang memilih untuk melarikan diri dari kota besar.

Di sini, kamu bisa ikut upacara minum teh membantu hewan, atau menjelajahi jalur pedesaan.

Ilustrasi© Shutterstock

Selanjutnya kamu bisa pergi ke Matusumoto, salah satu dari sedikit kastil Samurai yang terpelihara dengan baik di Jepang.

Ke Kyoto rasanya kurang lengkap jika tidak menyantap kuliner khas seperti hidangan mi yang terkenal dengan soba, atau mi soba.

Sehabis itu kamu bisa kembali ke Tokyo untuk pergi ke distrik perbelanjaan sambil berkeliling dan foto-foto di tempat fenomenal atau hits.

Sumber: Travel and Leisure, Laporan: Rena Safira

Beri Komentar