Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Maroko membuka kembali wilayah perbatasannya bagi para wisatawan. Namun hanya wisatawan yang sudah melakukan reservasi hotel yang diberikan izin.
Pembukaan ini hanya berlaku bagi 67 negara yang dibebaskan dari visa, seperti Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
Tetapi, Kementerian Luar Negeri Maroko, belum mengkonfirmasi lebih lanjut mengenai kriteria khusus bagi para wisatawan.
Maroko adalah negara terakhir yang dapat di kunjungi wisatawan di Afrika Utara. Meskipun untuk persyaratannya masih terus mengalami perubahan.
Meskipun begitu, Maroko masih terus berjuang melawan penyebaran virus covid-19. Karena jumlah pasien yang terus meningkat dibeberapa kota seperti, Marrakesh, Fez, Casablanca, dan Tangier.
© Ilustrasi (Foto: Pexels)
Pembatasan wilayah diberlakukan sejak akhir Juli lalu. Bahkan bagi warga yang datang atau meninggalkan wilayah tersebut, harus mendapat surat izin dari otoritas setempat.
Setelah pembatasan wilayah kembali dilonggarkan, para wisatawan yang akan berkunjung ke Maroko harus menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif. Selain itu, protokol kesehatan juga terus diberlakukan. Seperti memakai masker dan menjaga jarak aman.
Maroko sebelumnya telah memberlakukan pembatasan wilayah paling ketat di dunia. Pemerintah setempat menutup seluruh perbatasan baik darat, udara, dan laut.
(Beq, Sumber: lonelyplanet.com)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda