Kenalan dengan Armenia, Salah Satu Pusat Peradaban Tertua di Dunia

Reporter : Dwi Ratih
Sabtu, 19 November 2022 10:41
Kenalan dengan Armenia, Salah Satu Pusat Peradaban Tertua di Dunia
Armenia sendiri tercatat pada 2022 ini memiliki populasi 2,9 juta.

Dream - Armenia merupakan negara yang terletak di benua Asia, berseberangan dengan Azerbaijan. Negara yang diapit benua Asia dan Eropa ini terletak di Pegunungan Kaukasus, serta diapit Laut Hitam dan Laut Kaspi.

Armenia yang tahun ini tercatat memiliki populasi 2,9 juta merupakan salah satu pusat peradaban tertua di dunia. Kepercayaan itu lantaran Gunung Ararat yang saat itu menjadi bagian Armenia diyakini sebagai tempat kapal Nuh mendarat.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa negara yang sedang berseteru dengan Azerbaijan ini punya sejumlah keunikan, destinasi wisata yang indah, dan sejarah yang kaya.

1. Sistem Pemerintahan

Sistem pemerintahan Armenia adalah Republik Parlementer, yaitu sistem pemerintahan yang kepala negaranya adalah Presiden yang dipilih secara tidak langsung oleh Majelis Nasional untuk masa jabatan 7 tahun. Sedangkan kepala pemerintahannya adalah Perdana Menteri yang pada dasarnya merupakan partai pemenang pemilihan umum.

Armenia merupakan republik multipartai kesatuan. Otoritas legislatif dipegang oleh 105 anggota Majelis Nasional. Anggota dipilih untuk masa jabatan lima tahun. Legislatif memiliki wewenang untuk menyetujui anggaran, meratifikasi perjanjian, dan menyatakan perang.

1 dari 5 halaman

2. Sejarah

Sejarah dari Armenia adalah negara ini merupakan daerah kekaisaran yang kaya budaya. Namun lokasi strategis Armenia yang terletak di antara dua benua telah menjadi minat para penjajah, termasuk bangsa Persia, Assyria, Yunani, Romawi, Bizantium, Mongol, Arab, hingga Turki.

Armenia Timur dianeksasi oleh Rusia selama abad ke-19, sementara Armenia barat tetap berada di bawah kekuasaan Ottoman, dan pada tahun 1894–96 dan 1915 pemerintah Ottoman melakukan pembantaian sistematis dan deportasi paksa terhadap orang-orang Armenia.

Bagian dari Armenia yang terletak di bekas Kekaisaran Rusia mendeklarasikan kemerdekaan pada 28 Mei 1918, tetapi pada 1920 diserbu oleh pasukan dari Turki dan Soviet Rusia. Republik Soviet Armenia didirikan pada 29 November 1920, pada 1922 Armenia menjadi bagian dari Republik Sosialis Federasi Soviet Transkaukasia.

Tahun 1936 republik ini dibubarkan dan Armenia menjadi republik konstituen (persatuan) Uni Soviet. Armenia mendeklarasikan kedaulatan pada 23 Agustus 1990, dan kemerdekaan pada 23 September 1991.

2 dari 5 halaman

3. Etnis dan Agama

Warga Armenia hampir semuanya berbicara menggunakan bahasa Armenia, cabang berbeda dari rumpun bahasa Indo-Eropa. Sementara populasi lainnya termasuk orang Kurdi, Rusia, dan sejumlah kecil orang Ukraina, Asyur, dan kelompok lainnya.

Kampanye Rusia melawan Persia dan Turki pada abad ke-18 dan ke-19 mengakibatkan imigrasi besar-besaran orang Armenia di bawah pemerintahan Muslim ke provinsi Transkaukasia di Kekaisaran Rusia dan ke Rusia sendiri. Orang Armenia menetap di Yerevan, Tʿbilisi, Karabakh, Shemakha yang sekarang Şamaxı, Astrakhan, dan Bessarabia.

Ketika pembantaian di Armenia Turki pada 1915 (peristiwa Genosida Armenia), beberapa orang Armenia menemukan suaka di Rusia. Sementara itu, Armenia menjadi Kristen sekitar tahun 300 M dan menjadi kerajaan pertama yang mengadopsi agama tersebut setelah raja Arsacid Tiridates III diubah oleh St. Gregorius sang Illuminator.

3 dari 5 halaman

4. Kerajaan Armenia

Kerajaan Armenia kuno diketahui sebagai monarki independen yang berdiri pada 331 SM hingga 428 M. Di puncak kekuasaan kerajaan dan integrasinya dalam kebudayaan Hellenistik di bawah Tigranes II dan putranya Artavasdes II, negara ini disebut sebagai Kekaisaran Armenia.

Setelah keruntuhan Kekaisaran, bekas wilayahnya dibagi menjadi sekitar 120 wilayah klan yang masing-masingnya dipimpin oleh nakharar.

Semua wilayah tersebut disatukan Artaxias I, pendiri Dinasti Artaxiad Dynasty. Armenia sempat mencapai puncak kejayaanya di bawah raja Tigranes II (berkuasa 95-55 SM). Wilayah kekuasaan Armenia terbentang luas dari Laut Tengah bagian timur laut hingga Sungai Kura.

4 dari 5 halaman

5. Kuliner

Untuk kuliner hits di Armenia adalah Ghapama merupakan hidangan Armenia yang biasanya berisi labu dengan nasi, aneka kacang-kacangan dan buah-buahan kering, mentega, madu, dan kayu manis, namun ada beberapa resep yang menambahkan daging.

Hidangan ini secara tradisional disiapkan momen tahun baru atau pada acara perayaan serupa lainnya, namun terutama selama musim gugur dan musim dingin saat musim labu.

Setelah didinginkan, ghapama disajikan utuh atau diiris-iris, masing-masing berukuran sesuai porsi masing-masing.

Kebab Lyulya juga menarik untuk dicoba yaitu jenis kebab unik yang populer di seluruh wilayah Kaukasus. Hidangan ini biasanya terdiri dari domba giling yang dikombinasikan dengan bawang cincang halus.

Campuran tersebut dibumbui garam dan lada hitam, lalu ditusuk dan dipanggang. Jenis daging lain seperti ikan dan unggas juga bisa digunakan dalam pembuatan lyulya. Hidangan ini berasal dari abad ke-2 dan bahkan dipuji sejarawan Romawi terkenal Pliny the Elder, serta ilmuwan Romawi terkenal, Ptolemy.

5 dari 5 halaman

6. Pariwisata

Jika kamu ingin berkunjng, kamu bisa oergi ke Yerevan sebagai kota terbesar di Armenia dan ibu kotanya merupakan tempat yang bagus untuk berjalan-jalan. Kamu bisa mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah di kota ini termasuk Republic Square dan monumen kota kemenangan Soviet saat Perang Dunia Kedua.

Ada juga empat taman nasional dan taman nasional Dilijan yang memiliki pemandangan indah. Taman ini ada sejak tahun 2002 yang terkenal dengan sumber mata air mineral, serta monumen alamnya.

Banyak juga bangunan bersejarah Armenia yang bisa dikunjungi yaitu, ada Biara Haghartsin, Biara Goshavank dan Jukhtak Vank, termasuk Biara Matosavank dan gereja Akhnabat.

Sumber: Liputan6.com

Laporan: Rena Safira

Beri Komentar