Tips Menyelamatkan Diri dari Tsunami Saat Berlibur di Pantai

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 26 Desember 2018 11:51
Tips Menyelamatkan Diri dari Tsunami Saat Berlibur di Pantai
Yuk perhatikan tipsnya.

Dream - Indonesia memiliki garis pantai terpanjang ke kedua di dunia setelah Brazil. Dengan panjangnya garis pantai, tentu Indonesia sangat berpotensi terkena tsunami.

Terlebih, jelang pergantian akhir 2018, Indonesia diterpa dua tsunami yakni di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 dan Banten serta Lampung pada Minggu, 23 Desember 2018.

Sahabat Dream tentu tidak perlu 'parno' ketika berlibur ke pantai. Cukup perhatikan beberapa tips dari laman Piknikdong.com saat hendak berlibur agar aman apabila tsunami terjadi. 

1. Pahami Jalur Evakuasi Tsunami

Pantai di Indonesia kini sudah menerapkan prosedur keselamatan. Pihak pengelola sudah menyiapkan jalur evakuasi ketika ada peristwa darurat terjadi dengan memberikan marka bertuliskan " Jalur Evakuasi" .

Selain ketika berada di pantai, jalur evakuasi juga harus kamu perhatikan ketika berada di hotel atau di dalam sebuah gedung.

2. Perhatikan Dataran Lebih Tinggi di Sekitar Pantai

Ketika liburan di pantai, jangan lupa perhatikan keberadaan yang lebih tinggi. Kamu bisa mencari dataran yang lebih tinggi, seperti perbukitan.

Dataran tinggi ini penting untuk menyelamatkan diri ketika air laut pasang atau terjadi tsunami.

1 dari 1 halaman

Hal yang Perlu Banget Diperhatikan

3. Pantau Informasi Valid

Ketika ada gejala potensi tsunami, langsung cek instansi yang berwenang dalam mengeluarkan bahaya bencana seperti Badan Meteorolgi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

4. Segera Menjauh Ketika Ada Potensi Tsunami

Sembari menunggu informasi valid, sebaiknya kamu menjauh dari pantai, karena datangnya air tsunami bisa terjadi dalam hitungan menit saja.

5. Jangan Panik

Ketika proses evakuasi, kontrol emosi kamu agar tetap tenang. Karena, apabila kita tenang mampu berpikir secara baik ke mana arah kita untuk pergi menyelamatkan diri.

6. Beri Kabar Kepada Keluarga

Memberi kabar kepada keluarga yang berada di rumah sangat penting sebagai tanda kita dalam keadaan selamat, serta membantu keluarga memantau keberadaan kita.

(Sumber: Piknikdong.com)

Beri Komentar