3 Bocah Nyaris Tewas Disengat Laba-Laba Gara-Gara Ingin Jadi Spider-Man

Reporter : Sugiono
Minggu, 7 Juni 2020 10:01
3 Bocah Nyaris Tewas Disengat Laba-Laba Gara-Gara Ingin Jadi Spider-Man
Bocah 8, 10, dan 12 tahun membiarkan diri mereka disengat laba-laba karena beranggapan nanti bisa jadi Spider-Man.

Dream - Namanya juga bocah, tindakan mereka maih begitu polos dan lugu. Apa saja yang dianggap menarik pasti akan ditiru tanpa tahu bahaya yang mengintai di baliknya.

Baru-baru ini tiga bocah harus dirawat di rumah sakit karena disengat laba-laba jenis black widow yang terkenal sangat berbisa.

Ketiga anak kecil berusia masing-masing 8, 10, dan 12 tahun itu sengaja membiarkan tubuh mereka disengat laba-laba karena beranggapan bisa berubah menjadi sosok superhero Spider-Man.

Seperti adegan dalam film Spider-Man, Peter Parker menjadi superhero setelah disengat oleh laba-laba yang mengalami mutasi genetik.

1 dari 4 halaman

Otot Kejang dan Dilarikan ke RS

Jika di film tersebut Peter Parker digigit secara tidak sengaja. Maka para bocah dari Chayanta, Bolivia, itu sengaja mengganggu laba-laba agar menggigit mereka.

Tentu saja, ini adalah dunia nyata, bukan di film. Para bocah itu menangis usai digigit laba-laba black widow.

Mereka juga mengalami gejala akibat gigitan berbisa, seperti nyeri otot yang parah, kram perut, denyut jantung meningkat dan kejang otot.

Mendengar tangisan mereka, ibu ketiga bocah itu segera datang menolong dengan membawa mereka ke klinik.

2 dari 4 halaman

Dirawat di 2 Rumah Sakit Berbeda

Sayangnya, setelah mendapat perawatan dan diberi obat, kondisi ketiga bocah itu belum juga membaik.

Mereka kemudian dipindahkan ke sebuah rumah sakit anak di La Paz, ibukota Bolivia. Menurut Kepala Epidemiologi Kementerian Kesehatan, Virgilio Pietro, ketiga bocah itu mengalami nyeri otot, berkeringat, demam, dan gemetaran saat tiba di rumah sakit itu.

Setelah diberi antibiotik dan serum antibisa, kondisi mereka membaik sebelum diizinkan keluar dari rumah sakit lima hari kemudian.

Pietro, yang mengungkapkan kasus ini saat konferensi pers virus corona, mengatakan kepada orang tua untuk berhati-hati terkait anak-anak mereka.

" Karena bagi anak-anak semuanya adalah nyata, termasuk film itu. Bahkan mimpi bisa dianggap nyata," katanya.

3 dari 4 halaman

Black Widow Bukan Jenis Laba-laba Agresif

Sementara itu, nama black widow diambil dari kebiasaan laba-laba betina jenis ini yang membunuh dan memakan yang jantan setelah mereka kawin.

Black widow biasanya tidak agresif. Meskipun gigitan mereka bisa mematikan, dalam banyak kasus jarang berakibat fatal bagi manusia.

Menurut National Geographic gigitan black widow sangat ditakuti karena racunnya dilaporkan 15 kali lebih kuat daripada bisa ular berderik.

4 dari 4 halaman

Kematian Akibat Gigitan Black Widow Jarang Terjadi

" Pada manusia, gigitan black widow bisa menyebabkan nyeri otot, mual, dan kelumpuhan diafragma yang dapat membuat korbannya sulit bernapas.

" Namun, bertentangan dengan kepercayaan umum, kebanyakan orang yang digigit tidak mengalami kerusakan serius — apalagi kematian."

Meski begitu, gigitan black widow tetap berbahaya dan fatal terutama bagi anak kecil, orang lanjut usia, dan yang lemah imun tubuhnya.

" Untungnya, kematian sangat jarang terjadi. Black widow tidak agresif dan menggigit hanya untuk membela diri, seperti ketika seseorang secara tidak sengaja menginjaknya," jelas National Geographic.

Sumber: DailyStar