Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto: Shutterstock.com
Dream - Adolf Hitler dianggap sebagai orang paling jahat yang pernah hidup di dunia. Pemimpin Partai Nazi Jerman ini memang dituding sebagai biang Holocaust, pembantaian jutaan orang Yahudi.
Tapi apakah pria kelahiran 20 April 1889 ini benar-benar monster yang pernah ada di muka Bumi? Laman BrightSide.me melansir, ternyata di balik perangai kejam ada sisi tak terduga dari tokoh kontroversial ini.
Seperti orang kebanyakan, Hitler juga hidup layaknya orang biasa. Dia juga mengenal jatuh cinta dan juga punya masalah kesehatan. Hitler juga diketahui sebenarnya punya cita-cita sebagai pemuka agama.
Apa saja sisi lain Hitler? baca ulasannya di bawah ini.
8. Pernah Jatuh Cinta dengan Gadis Yahudi

Mungkin terdengar gila, tapi dia benar-benar pernah jatuh cinta pada seorang gadis Yahudi di sekolahnya. Nama gadis itu Stephanie Isak, dan dia tidak tahu tentang perasaan Hitler kepadanya. Hitler sangat pemalu saat itu dan tidak pernah memberitahukan tentang cintanya. Namun, cinta Hitler kepada Stephanie kemudian berkembang menjadi rasa benci terhadap seluruh bangsa Yahudi.
7. Punya Masalah Pencernaan

Hitler mengalami masalah pencernaan serius sepanjang hidupnya. Dia sering menderita sakit perut, kembung, diare kronis, dan ketidaknyamanan setelah makan. Dia begitu takut seseorang akan mencari tahu tentang masalah ini sehingga dia mencoba 29 obat berbeda, tapi semuanya tidak bisa membantunya.
6. Hanya Punya Satu Testis

Banyak orang percaya bahwa cacat ini memancing kompleks inferioritasnya. Kondisinya itu akibat dia berperang untuk Kekaisaran Jerman selama Perang Dunia I. Dia terluka, dan dokter harus memotong salah satu testisnya untuk menyelamatkan hidupnya. Itu terjadi selama Pertempuran Somme pada tahun 1916.
5. Punya Cita-cita jadi Pendeta

Ketika berusia 4 tahun, dia jatuh ke sebuah danau di tengah musim dingin, dan seorang pastor menyelamatkan hidupnya. Hal ini sangat memengaruhi pikirannya sehingga dia memutuskan untuk menjadi pastor juga. Namun, saat besar dia menyadari bahwa alih-alih melayani Tuhan dia ingin menjadi Tuhan sendiri.
4. Dia Punya Kebiasaan Buruk Terhadap Wanita
Hitler, 23 yaÅ�ında intihar eden yeÄ�eni ve sevgilisi Geli Raubal ile birlikte. Ensest bi iliÅ�ki sırlarla dolu ölüm. pic.twitter.com/jROBhEQa05
— Raskolnikov (@vaybebune)September 15, 2016
Hitler suka memegang bagian pribadi wanita apakah mereka menginginkannya atau tidak. Tidak itu saja, dia juga menjalin hubungan dengan keponakannya, Geli Raubal. Banyak yang menduga bahwa kemesraan mereka lebih dari sekadar hubungan paman dan keponakan. Pada usia 23, Geli bunuh diri, dan mungkin ini terjadi karena dia merasa terganggu oleh tingkah tak senonoh Hitler.
3. Tidak Bisa Menyetir Mobil

Anehnya, dia tidak pernah mencoba belajar menyetir mobil. Beberapa orang percaya itu karena dia malu jika gagal di depan orang lain. Namun, dia cukup sukses memimpin pasukannya dengan bantuan sopir pribadi yang selalu siap menemaninya ke mana saja.
2. Seorang Vegetarian

Sang Diktator sangat mencintai hewan dan menentang pengujian terhadap mereka. Hitler mengaku sebagai vegetarian di buku harian pribadinya, dan dia bahkan berpikir untuk mengenalkan vegetarisme sebagai ideologi resmi setelah perang. Dia mengungkapkan gagasan ini dalam percakapan dengan Paul Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Nazi Jerman.
1. Dia Sangat Anti dengan Merokok

Meskipun perokok berat di masa mudanya, Hitler sangat anti dengan rokok ketika menjadi pemimpin Nazi. Dia menganggap rokok itu membuang-buang uang. Dia bahkan memulai kampanye anti-merokok dengan melarang merokok di transportasi umum.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya