Anak Diminta Lompat Tali 1000 Kali Per Hari Biar Tinggi, yang Terjadi Malah...

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 20 Januari 2020 17:48
Anak Diminta Lompat Tali 1000 Kali Per Hari Biar Tinggi, yang Terjadi Malah...
Alih-alih jadi tinggi, eh sang anak malah...

Dream - Setiap orang tua tentu ingin anaknya tumbuh dengan sehat. Beberapa lagi menginginkan memiliki buah hati yang punya tinggi badan ideal. Apalagi banyak pandangan orang tinggi cenderung lebih menarik perhatian. 

Tak mengherankan jika , banyak orang tua yang mengupayakan segala cara agar anaknya tumbuh tinggi dengan optimal.

Seperti halnya dilakukan sepasang suami istri asal China berikut ini. Mereka meminta putranya yang berusia 12 tahun untuk rutin melakukan lompat tali 1000 kali sehari.

Agar anaknya tak malas-malasan, kedua orang tua ini juga memberikan imbalan berupa yang senilai 10 renmimbi atau sekitar Rp 20.000 untuk setiap 1000 lompatan yang sukses dilakukan anaknya.

1 dari 6 halaman

1000 Kali Per Hari

Melansir World OF Buzz, kedua orang tua ini meminta anaknya melakukan lompat tali agar sang anak mendapatkan tinggi yang maksimal. Sang anak diketahui memiliki tinggi 145cm, dan rata-rata untuk anak seusianya adalah 152cm.

Mereka percaya dengan melakukan lompat tali sang anak bisa memiliki tinggi yang optimal.

Dengan iming-iming uang, sang anak pun menurut dan semangat untuk melakukan apa yang diminta kedua orang tuanya.

 Lompat TapiLompat Tapi © d

Foto: World Of Buzz

Kecuali saat sakit, sang anak rajin melakukan lompat tali hampir setiap hari. Anak itu bahkan mampu melompat hingga 3000 kali per hari.

2 dari 6 halaman

Hasilnya Malah

Setahun sudah sang anak rutin melakukan lompat tali, dan kedua pasangan ini telah memberikan sekitar Rp 8 juta sebagai imbalannya.

Namun apa hasilnya? Ternyata tubuh sang anak tidak mengalami pertembuhan tinggi sama sekali. Bahkan ia masih menjadi siswa terpendek di kelasnya.

Usut punya usut, ternyata uang yang di dapat dari orang tuanya kerap ia belikan jajanan tak sehat. Salah satu contohnya keripik kentang.

Nafsu makan sang anak pun hilang saat sudah berada di meja makan. Dan alih-alih meninggi, anak ini malah mendapatkan kenaikan berat badan.

" Saya menggunakan metode ini karena saya ingin anak saya tumbuh lebih tinggi, tetapi saya tidak menyangka itu akan membuatnya menjadi orang yang tambun," ucap sang ayah.

Jadi dari fakta ini ditemukan bahwa lompat tali tidak berpengaruh banyak untuk tinggi seseorang. Orang tua harus menyadari bahwa tinggi seorang anak dipengaruhi oleh gen orang tua. Juga pola makan yang sehat dan seimbang.

3 dari 6 halaman

5 Cara Bikin Pertumbuhan Tinggi Badan Lebih Maksimal

Dream - Banyak orang rela mengonsumsi suplemen, obat-obatan dan hal lainnya untuk meningkatkan tinggi badan. Tapi, apa hal tersebut efektif?

Menurut informasi yang dilansir dari Times of India, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi badan. Faktor genetik berpengaruh sekitar 60-80 persen dari keseluruhan tinggi badan. Faktor lainnya adalah nutrisi dan aktivitas berolahraga.

Rata-rata, sejak usia setahun hingga masa pubertas, tinggi badan akan meningkat 2 inci per tahun. Setelah pubertas, tinggi badan akan bertambah 4 inci setiap tahun.

Namun, hal ini berbeda di setiap orang. Pada wanita, tinggi badan akan meningkat drastis ketika usia belasan. Sementara pada pria, pertumbuhan tinggi badan meningkat di akhir usia belasan.

4 dari 6 halaman

Demi Mendapatkan Tinggi Maksimal

Umumnya, pertumbuhan tinggi badan akan berhenti setelah masa pubertas. Ini berarti, orang dewasa tidak akan mengalami pertumbuhan tinggi badan.

Tapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar tinggi badanmu tumbuh maksimal. Berikut tipsnya.

1. Menjalani Pola Makan Seimbang

Selama masa pertumbuhan, sangat penting untuk memenuhi asupan nutrisi agar pertumbuhanmu optimal. Pola makanan harus mengandung buah, sayur, protein, biji-bijian dan olahan susu. Kamu harus mengurangi konsumsi gula serta lemak trans.

  shutterstockshutterstock © dream.co.id

2. Berhati-hati Mengonsumsi Suplemen

Sangat sedikit yang berhasil meningkatkan pertumbuhan tinggi badan dengan suplemen. Jika pertumbuhanmu bermasalah, mungkin dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung HGH sintesis.

Sahabat Dream perlu menghindari konsumsi suplemen sembarangan untuk meningkatkan tinggi badan untuk menghindari efek samping berbahaya.

5 dari 6 halaman

Tidur Cukup

Kurang tidur akan mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan, bahkan menyebabkan komplikasi. Hal tersebut disebabkan oleh produksi HGH akan menurun jika kamu kurang tidur.

4. Berolahraga Rutin

Rutin berolahraga memiliki banyak manfaat. Ini bisa menguatkan otot dan tulang, membantu mempertahankan berat badan serta memicu produksi HGH.

  shutterstockshutterstock © dream.co.id

6 dari 6 halaman

Memperbaiki Postur Tubuh

Postur tubuh yang buruk akan membuatmu terlihat lebih pendek daripada seharusnya. Perhatikan postur tubuh saat berdiri, duduk maupun tertidur.

Kamu bisa melatih hal tersebut dengan melakukan beberapa gaya saat berolahraga. Atau melakukan beberapa gerakan yoga seperti mountain pose, cobra pose, child's pose dan warrior pose. (mut)

  shutterstockshutterstock © dream.co.id

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak