Cerita Sebenarnya Wanita Viral yang Dicerai Suami Padahal Baru Menikah 8 Hari

Reporter : Sugiono
Kamis, 19 Mei 2022 12:45
Cerita Sebenarnya Wanita Viral yang Dicerai Suami Padahal Baru Menikah 8 Hari
"Ini tentang perjalanan ku, qadarullah aku menikah pada tanggal 6 Maret 2022. Namun pada tanggal 14 Maret 2022 dia menceraikan aku."

Dream - Baru-baru ini video Instagram seorang wanita bernama Eka S Rufaidah yang diceraikan suami padahal baru menikah 8 hari, viral di media sosial.

Dalam unggahannya itu, Eka mengaku menikah pada 6 Maret 2022. Namun baru 8 hari kemudian, tepatnya 14 Maret 2022, suami menceraikannya.

" Ini tentang perjalanan ku, qadarullah aku menikah pada tanggal 6 Maret 2022. Namun pada tanggal 14 Maret 2022 dia menceraikan aku. Ya, aku hanya dinikahi 8 hari," tulis Eka di akun @kasyiru__.

Eka kemudian menjelaskan panjang lebar kronologi pernikahannya yang hanya bertahan delapan hari tersebut di akun Twitter miliknya, @EkaRufaedah.

1 dari 7 halaman

Menurut Eka dia mengenal mantan suaminya dengan cara taaruf. 26 Februari lalu sebuah CV taaruf masuk ke email Eka. Selang satu hari, Eka dan mantan suaminya bertemu.

Waktu itu, Eka mengajak salah satu temannya. Sementara mantan suami mengajak orangtua dan adiknya. Melihat itu, Eka berpikiran mantan suami adalah orang baik dan tanggung jawab.

Dari CV taaruf itu juga, Eka mengetahui suaminya seorang dosen di salah satu universitas swasta di Jakarta. Mantan suami memiliki segudang prestasi akademik.

2 dari 7 halaman

Selain sebagai lulusan dengan predikat cumlaude, mantan suami juga menulis banyak karya tulis yang telah dibukukan dan dijual banyak di pasaran.

" Saat momen pertemuan pertama kami, ku ajak dia dan keluarganya untuk langsung bertemu orang tua ku di rumah.

" Dari pertemuan tersebut, orangtua pria meminta proses pernikahan dilangsungkan dengan cepat," kenang Eka.

3 dari 7 halaman

Diputuskan lamaran yang berlangsung pada tanggal 6 maret, dan akad nikah pada tanggal 13 maret di rumah pihak perempuan.

Sedangkan untuk resepsi rencananya akan dilangsungkan di kota tempat mantan suami tinggal pada tanggal 20 Maret 2022. Mengingat semua biaya resepsi ditanggung oleh mantan suaminya.

" Dan untuk menghindari hal buruk, setelah lamaran maka dilangsungkan akad nikah secara agama yakni tanggal 6 maret 2022," kata Eka.

4 dari 7 halaman

Namun betapa kagetnya Eka ketika tinggal bersama dalam satu rumah dengan mantan suaminya itu. Ternyata mantan suami mengidap Obsessive Compulsive Disorder (OCD), sehari setelah mereka menikah.

Awalnya Eka mengaku tidak ada masalah jika mantan suaminya OCD. Baginya OCD bukanlah satu hal yang aneh dan dia merasa biasa saja.

Tetapi lama kelamaan Eka tidak tahan juga. Masalahnya, selain OCD, sang mantan suami juga temperamental dan sulit mengendalikan emosinya.

" Sejak aku tinggal serumah dengannya, kuketahui dia adalah seorang yang sangat temperamental dan tidak dapat mengatur emosi," katanya.

5 dari 7 halaman

Itu terbukti saat Eka diminta mantan suami untuk mempersiapkan makanan dan merendam sendok yang akan digunakan memakai air panas.

" Lalu tanpa sengaja pakaianku mengenai nasi miliknya, dia pun marah. Emosinya yang tidak stabil membuatku takut melihatnya," kata Eka.

Tidak hanya itu saja sikap mantan suami yang membuat Eka merasa dizolimi tanpa alasan yang jelas.

Waktu itu Eka mencuci beras untuk masak nasi. Namun Eka malah disalahkan karena mencuci beras tidak sesuai dengan cara yang dipakai sang mantan suami.

Mantan suami memerintahkan Eka untuk membuang beras yang telah ia cuci ke tempat sampah. Dengan perasaan kesal Eka membuang beras tersebut sesuai dengan perintahnya.

6 dari 7 halaman

Sikap mantan suami yang mudah marah dan gangguan OCD yang dideritanya sejak awal menikah membuat Eka sudah tidak tahan. Apalagi saat itu dia sedang PMS.

" Kukatakan padanya, 'Capek bang di marahin terus dari awal aku serumah sama abang'.

" Saat itu karena aku yang emosi, ku lepas cincin dan gelang mahar dari dia," kata Eka.

Melihat itu, mantan suami menelepon ibunya yang segera datang, mencoba untuk menenangkan Eka.

Eka pun menceritakan semuanya dari awal tinggal serumah dengan mantan suami hingga saat itu.

Namun ibu mertua bukannya memarahi putranya, malah meminta Eka untuk mengalah dan bersabar menghadapinya.

" Sabar Eka, dia memang seperti itu. Kitanya yang harus ngalah," kata Eka menirukan ucapan ibu mertuanya.

7 dari 7 halaman

Tanpa disangka, keesokan harinya mantan suami bilang bahwa dia ingin berpisah saja. Katanya tidak baik rumah tangga itu diteruskan.

Eka seperti disambar petir di siang bolong mendengarnya. Dia bingung dan kalut. Apalagi mantan suami juga mengusirnya keluar dari rumah.

Eka kemudian mengemasi barang-barangnya yang sangat banyak, termasuk baju-baju basah yang habis dicucinya. Eka pulang ke rumah dengan naik bis tanpa diantar mantan suami.

Keesokan harinya, muncul pesan Whatsapp dari mantan suami berisikan pernyataan bahwa dia menceraikan Eka dengan talak satu.

" Rasanya semakin runtuh langit-langit yang ada diatas kepala ku ini," kata Eka.

Cuitan soal pernikahan yang hanya bertahan delapan hari tersebut mendapat tanggapan dari netizen. Kebanyakan memberikan doa dan dukungan untuk Eka.

Namun tidak sedikit pula yang marah dan menghujat mantan suami Eka yang benar-benar tidak bertanggung jawab sebagai seorang laki-laki.

Sumber: Twitter

Beri Komentar