Gangguan Makhluk Halus di Rumah Kos, Pintu Diketuk, Meja Diseret

Reporter : Sugiono
Jumat, 16 Agustus 2019 07:48
Gangguan Makhluk Halus di Rumah Kos, Pintu Diketuk, Meja Diseret
Lebih menyeramkan lagi, dia sempat merekam video saat dirinya diganggu kejadian aneh di rumah kos.

Dream - Siapa pun yang berhadapan dengan gangguan makhluk halus pasti akan merasa takut dan merinding. Jika tidak kuat, bisa-bisa malah kesurupan.

Seperti gadis Malaysia yang membagikan pengalaman diganggu makhluk halus saat tinggal sendirian di rumah kos-kosan sepekan yang lalu.

Gadis bernama Alya Aleera itu memutuskan tidak pulang untuk merayakan Idul Adha di kampung halaman.

Alya tinggal sendirian di rumah kos-kosan, sementara semua temannya pulang kampung selama beberapa hari.

Satu per satu kejadian aneh muncul sehingga dia tidak tahan lagi berada di rumah tersebut.

Lebih menyeramkan lagi, Alya sempat merekam video saat dia mengalami kejadian aneh. Mulai dari ketukan di pintu hingga mendengar meja kursi diseret dengan kuat.

1 dari 7 halaman

Berawal dari Hiking Sendirian

Insiden menyeramkan itu dimulai sebelum tanggal 11 Agustus, tepatnya tanggal 8 Agustus 2019. Alya sangat menyukai olahraga hiking.

Dia biasanya pergi hiking ramai-ramai bersama teman-temannya. Namun hari itu dia mendaki sendirian dengan menaiki Bukit Beruang.

Alya berangkat dari rumah kos sekira jam 17.45 waktu setempat. Sekira 12 menit kemudian dia turun dengan memilih jalur hutan.

Dia sangat yakin bisa turun ke rumah kos sebelum Maghrib karena saat itu baru jam 6 magrib waktu setempat.

Tapi dugaan Alya keliru, dia baru sampai rumah kos satu jam kemudian, sekira jam 19.00. Itu mungkin karena Alya berjalan sedikit pelan.

Saat naik turun Bukit Beruang tersebut, Alya tidak mengalami hal-hal aneh. Sendirian, Alya menghabiskan malam-malam berikutnya dengan tenang.

2 dari 7 halaman

Teror Dimulai dari Pintu Beranda

Tanggal 11 Agustus jam 11 malam, Alya pulang dari cari makan. Tapi anehnya, pintu beranda sudah terbuka lebar-lebar.

Dia yakin sudah mengunci pintu tersebut sebelum pergi mencari makan. Dia berpikir mungkin ada salah satu temannya yang sudah kembali dari pulang kampung.

Dengan tetap berpikiran positif, Alya mengetuk setiap pintu kamar di rumah kos-kosan. Tapi tidak ada satu pun yang membukakan pintu.

Tapi Alya masih tidak merasa takut karena masih mengira penjaga kos-kosan yang datang untuk memeriksa.

3 dari 7 halaman

Orang Jalan Depan Kamar dan Bermain Pintu

Sekira jam 23.15, Alya masuk ke kamar dan segera memutar lantunan ayat-ayat suci Alquran.

" Bukannya takut, tapi aku sudah insaf dari mendengar lagu-lagu EDM," katanya.

Namun, sekira jam 12 malam, Alya nampak sekelebat bayangan orang sedang berjalan di depan kamarnya.

Tidak sampai di situ. Dia juga mendengar pintu dibuka dan ditutup berulang-ulang.

" Tak tahu kenapa, saat itu aku tidak takut. Aku sudah memakai mukena, jadi hati tenang-tenang saja," kata Alya.

4 dari 7 halaman

Pintu Diketuk Hingga Subuh, Meja Kursi Diseret

Namun, gangguan aneh itu semakin parah ketika Alya mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar.

Saat itu Alya hanya tertawa. Dia masih mengira ada orang yang mencoba untuk menakuti dirinya.

Tetapi, setiap kali Alya berteriak untuk menyuruh pergi, suara ketukan di pintu itu makin menjadi.

Parahnya lagi, pintu kamar Alya diketuk semalaman hingga menjelang Subuh.

Hari berikutnya, 12 Agustus 2019, Alya pergi jalan-jalan sampai Maghrib. Saat itu hari masih libur Lebaran.

Pulang ke rumah kos malam hari, Alya merasa merinding. Dadanya berdebar lain dari biasanya.

Ketika duduk di dalam kamar, gangguan menyeramkan itu datang lagi. Waktu menunjukkan jam 9 malam.

Alya mendengar bunyi meja dan kursi yang diseret kuat-kuat. Dia pun memberanikan diri keluar kamar.

Berbekal kamera ponsel, Alya merekam kondisi lorong rumah kos-kosan yang sudah berantakan.

Sedangkan suara meja dan kursi yang diseret-seret terdengar keras dan jelas. Kali ini Alya benar-benar ketakutan.

5 dari 7 halaman

Gangguan Makin Parah, Pintu Tak Bisa Dibuka

Alya benar-benar ketakutan. Badannya sampai menggigil, mukanya pucat. Saking takut dan gemetar, dia menangis dan ponsel di tangan sampai jatuh.

Dia kemudian memutuskan untuk keluar dari rumah itu. Sambil meraba dinding, Alya berjalan sambil menutup mata menuju pintu beranda.

Sementara suara kursi dan meja diseret-seret semakin terdengar keras dan jelas. Tapi Alya tak ingin melihat makhluk apa yang menyeret kursi dan meja.

Pikirannya hanya ingin pergi secepatnya. Sialnya, ketika sudah sampai di beranda, pintunya tak bisa dibuka.

Terkunci? Bagaimana bisa pintu yang dikunci dari dalam tak bisa dibuka?

6 dari 7 halaman

Pindah Tidur di Hotel

Alya menjerit ketakutan. Dia terus berdoa, membaca sembarang ayat suci agar bisa keluar dari tempat menyeramkan itu.

" Aku pun berusaha untuk tenang, mencoba tidak menangis. Tapi mata masih tertutup rapat. Setelah baca ayat, baru pintu bisa terbuka," katanya.

Alya langsung lari menuju gerai cepat saji dengan badan gemetar ketakutan. Di sana, Alya video call orang tuanya.

Dia menceritakan kejadian seram yang dialaminya. Hampir tengah malam, Alya kembali ke rumah kos-kosan.

Dia mau mengambil beberapa barangnya yang tertinggal sebelum pindah tidur di hotel.

7 dari 7 halaman

Seolah Tak Terjadi Apa-apa

Alya kemudian minta bantuan penjaga kos-kosan untuk menemaninya mengambil barang-barang.

Seorang penjaga laki-laki dan dua perempuan akhirnya menemani Alya ke lantai atas rumah kos-kosan.

Namun, saat memasuki rumah tersebut, kondisinya biasa saja. Seolah tak terjadi apa-apa.

Meja dan kursi tertata rapi seperti biasanya. Kunci rumah juga masih menempel di pintunya.

Alya hanya sehari pindah ke hotel. Esoknya dia check out dan kembali ke kos-kosan.

Selama dua hari di rumah kos, Alya tetap menemui hal-hal aneh seperti sebelumnya.

Namun kali ini dia tidak menggubris gangguan-gangguan tersebut. Alya ingin fokus pada kuliah dan ujiannya saja.

Sumber: Siakapkeli.my

Beri Komentar