Ngaku Kepepet, Penjual Pempek Tilep Rp1,2 Miliar Uang Investor

Reporter : Okti Nur Alifia
Sabtu, 21 Mei 2022 11:53
Ngaku Kepepet, Penjual Pempek Tilep Rp1,2 Miliar Uang Investor
Bisnis pecel lele, salon, dan pempeknya bangkrut dan tak bisa lagi penuhi janji bagi hasil 20%. Berdalih tak ada niat menggelapkan uang tahunya habis uang investor sampai Rp1,2 miliar.

Dream - Aksi penipuan investasi masih saja terjadi meski masyarakat sudah diingatkan tentang bahaya ini. Tanpa membawa titel dan pekerjaan mentereng, seseorang bisa terjerumus dalam aksi penipuan hanya karena iming-iming keuntungan yang lebih besar daripada tabungan bahkan saham sekalipun. 

Nasihat ini tepat disandingkan pada seorang perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan yang belum lama ini diciduk polisi karena tuduhan tindak pidana penipuan investasi. Berdalih kepepet karena usaha bangkrut, perempuan berinisial RGM (24) menilep uang investasi milik investor yang tergiur iming-iming keuntungan hingga Rp1,2 miliar. 

Uang tersebut tadinya digunakan sebagai dana dari para investor untuk mengembangkan usaha dagangnya yang menjual pempek, pecel lele, dan mengelola salon.

RGM sempat kabur ke Jakarta dan diringkus di rumahnya di Kelurahan 7 Ulu, Seberang Ulu I, saat pulang karena rindu orangtua.

1 dari 3 halaman

Ratusan Orang Kena Tipu

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihandinika mengatakan, tindakan penggelapan uang itu mengakibatkan salah satu korbannya kehilangan uang hingga setengah miliar.

" Awalnya seorang korban melapor karena kehilangan uang hingga setengah miliar dan hasil usaha tak pernah diberikan," kata Agus, dikutip dari Merdeka.com pada Jumat 20 Mei 2022.

Berdasarkan pengumpulan data, setidaknya ratusan orang menjadi korban dengan jumlah investasi yang bervariasi. 

" Barang bukti sudah kami amankan dan dijerat pasal penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara," ujar Agus.

2 dari 3 halaman

Iming-Iming Cuan 20%

Kasus yang menjerat RGM itu, bermula dari dia menawarkan investasinya menggunakan media sosial dengan mengajak seseorang yang bertugas sebagai administrasi untuk bagian operasional.

Pada Mei 2021, investor mulai berdatangan dan diiming-imingi keuntungan 20 persen per dua pekan oleh tersangka.

Namun pada November 2021, usaha dari wanita lulusan SMK itu mengalami kendala. Dia tak mampu lagi membagi hasil usahanya kepada para investor.

RGM mengaku awalnya tidak ada niatan untuk menggelapkan uang investor. 

3 dari 3 halaman

Kepepet Uang Buat Kebutuhan Pribadi

Dia kesulitan menutupi operasional usaha sehingga menggunakan uang yang seharusnya dibagikan ke investor.

" Tadinya lancar saja, tapi karena pemasukan menurun, saya tidak bisa penuhi janji saya," ungkap tersangka RGM di Mapolda Sumsel.

RGM tidak menduga usahanya akan bangkrut. Dia juga mengakui sebagian uang investor digunakan untuk keperluan pribadi dengan dalih sudah lama menganggur.

" Saya ke Jakarta mau cari kerja biar bisa nyicil melunasi uang investor. Tapi saya lama nganggur, otomatis uang simpanan dan investasi terpakai," kata dia.

 

 

 

Beri Komentar