Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wanita Ini Hadapi Dakwaan Percobaan Pembunuhan Lantaran Potong Tali Pengaman Petugas Cat (ABC News)
Dream - Seorang wanita yang tinggal di apartemen tinggi di Thailand menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan dan perusakan properti. Penyebabnya, dia memotong tali pengaman yang digunakan dua petugas gedung untuk mengecat dinding luar apartemen.
Akibatnya, dua petugas itu tergantung di lantai 26. Mereka tidak bisa turun sampai diselamatkan pasangan yang juga tinggal di gedung tersebut.
Dikutip dari ABC News, Kepala Kantor Kepolisian Pak Kret, utara Bangkok, Kolonel Pongjak Preechankarunpong, tidak menjelaskan apa yang menyebabkan wanita ini memotong tali itu. Tetapi media Thailand melaporkan wanita frustasi ketika para pekerja muncul di luar kamarnya.
Dia mengaku tidak diberi tahu akan ada pengecatan oleh manajemen gedung. Diduga dia tidak melihat pengumuman bahwa mereka akan bekerja pada 12 Oktober 2021.
Sebuah video di media sosial menunjukkan dua petugas cat meminta warga di lantai 26 untuk membuka jendela dan membiarkan mereka masuk. Mereka tidak bisa turun dari ketinggian.
Salah satu petugas cat, seorang warga Myanmar bernama Song, mengatakan dia dan temannya sebelumnya turun dari lantai 32 untuk memperbaiki dinding gedung yang retak.
Ketika Song sampai di lantai 30, dia merasa talinya lebih berat. Saat melihat ke bawah, dia melihat seseorang di lantai 21 membuka jendela dan memotong tali.
Song mencoba meminta bantuan dari unit lain melalui radio panggil, tetapi tidak ada yang menyahut.
Warga yang menolong para petugas pengecatan itu, Praphaiwan Setsing, mengatakan suaminya yang berkebangsaan Inggris melihat seorang pengecat memberi isyarat minta tolong. Kemudian memanggil petugas untuk berbicara dengan mereka.
" Insiden ini mengejutkan dan seharusnya tidak terjadi sama sekali," katanya.
Pengelola gedung menemani para petugas cat melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Wanita berusia 34 tahun yang memotong tali itu awalnya menyangkal.
Polisi pun mengirim tali yang terputus ke laboratorium untuk analisis sidik jari dan DNA.
Pada hari Rabu, wanita dan pengacaranya muncul di kantor polisi. Setelah polisi menunjukkan rekaman CCTV dan bukti forensik, dia mengaku tetapi tidak memiliki niat untuk membunuh para pekerja.
Kolonel Pongjak mengatakan tersangka dibebaskan sementara. Polisi akan mengajukan dakwaan ke pengadilan provinsi dalam waktu 15 hari.
Wanita ini bisa menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun jika terbukti bersalah atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya