Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nenek Siti Zaharah Abdullah Berhasil Mendaki Gunung Kurang Dari 2 Jam (Malaysia Dateline)
Dream - Jangan pernah berpikir orang semakin tua semakin tidak berdaya. Ada juga orang lanjut usia yang ternyata malah jauh lebih tangguh.
Contohnya nenek yang luar biasa ini, Siti Zaharah Abdullah. Di usianya yang sudah 74 tahun, dia berhasil mendaki gunung dalam waktu kurang dari dua jam
Dikutip dari World Of Buzz, prestasi Nenek Siti dari Kampung Batu Puteh, Chengkau sempat viral di media sosial. Dia sukses mendaki Gunung Datuk di Malaysia dengan ketinggian sekitar 884 meter dalam waktu kurang dari dua jam.
Kemampuannya mendaki gunung tanpa peralatan pendukung khusus seperti tongkat, membuat pendaki lain tercengang kagum. Satu-satunya peralatan yang dipakai nenek saat mendaki gunung hanya memakai sarung tangan dan sepatu sekolah tanpa kaus kaki.
Bagi Nenek Siti, pendakian dia dan anak sulungnya, Esah Hitam, 59 tahun ke Gunung Datuk merupakan rencana terakhir setelah tujuan awal mereka untuk mengunjungi kerabat di Melaka dibatalkan.
" Putri saya pernah mengajak saya mendaki Gunung Datuk, dan saya setuju karena sudah lama saya tidak mendaki gunung. Saya juga bisa menyaksikan matahari terbenam dan bahkan minum di gua dekat puncak gunung," kata Nenek Siti.
Di masa muda sebelum menikah, dia pernah mendaki gunung tiga kali. Sedangkan di awal pernikahan, dia mendaki sekali bersama suaminya, almarhum Hitam Sardi.
Nenek Siti memulai pendakian pada pukul 14.00. Dia terkejut melihat banyak pendaki menggunakan tongkat, bahkan ada yang ingin menyerahkan tongkat kepadanya karena khawatir akan keselamatannya.
Namun, dia menolak tawaran itu karena merasa lebih nyaman 'melompat' dari undakan batu ke batu tanpa menggunakan alat bantuan apa pun.
" Menyenangkan, saya tidak merasa lelah bahkan merasa ringan. Saat itu, beberapa orang juga ingin memotret saya," katanya.
Saat ditanya rahasia sehat dan bugar di usia 80 tahun, ibu 15 anak ini mengaku menghindari makan daging seperti ayam.
" Saya bangun sebelum subuh dan membersihkan bagian dalam dan luar rumah hingga berkeringat, makanya saya sehat," ujarnya.
Salah satu anaknya terkejut setelah kisah ibunya menjadi viral di media sosial. Anak keempatnya, Sarmah Hitam, 47 tahun, mengaku kaget setelah mengetahui aksi ibu dan kakak perempuannya jadi perbincangan.
" Saya juga membaca komentar orang dengan beberapa yang mengklaim bahwa itu bohong. Ibu saya telah melahirkan 15 anak dan sepanjang hidupnya membesarkan kami, mungkin ada hal-hal yang ingin dia lakukan yang harus ditekan," kata dia.
" Jadi semakin besar keinginannya untuk mendaki gunung dan kami bersaudara akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi keinginannya," kata Sarmah.
Dia menambahkan ibunya masih bergantung pada obat-obatan yang diberikan oleh dokter. Misalnya, obat tekanan darah tinggi lantaran Nenek Siti masih dalam pemulihan dari penyakit yang berhubungan dengan ginjal.
Laporan : Syifa Putri Naomi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya