Gerebek Hotel Melati, Kakak-Adik Sekamar Berbuat Asusila

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 2 April 2018 13:53
Gerebek Hotel Melati, Kakak-Adik Sekamar Berbuat Asusila
Saat digeledah dua pasangan ini lagi asyik...

Dream - Dua pemuda kakak adik kedapatan berbuat asusila di dalam kamar hotel. Dua saudara ini tak malu dengan pasangan masing-masing dalam satu kamar.

Dikutip Dream dari laman Pojoksatu.id, Senin 2 April 2018, Dua pasang muda-mudi itu dijaring Satpol PP Padang sekitar pukul 10.30 WIB, di salah satu hotel melati di kawasan Padang Selatan, Minggu kemarin.

Saat digeledah dua pasangan ini tidak dapat memperlihatkan surat nikahnya. Sehingga, petugas langsung menggelandang mereka ke Mako Satpol PP Padang untuk pendataan.

" Kita dapat informasi dari masyarakat. Katanya, ada pasangan ilegal menginap di hotel melati ini. Makanya kita turun. Saat digeledah, ternyata betul,” ujar Plt Kasat Pol PP Padang Yandrison.

Dua bersaudara itu diketahui berinisial GR (17) dan MH (23).Sedangkan pasangan perempuannya VP (19) dan IY (23).

Kedua pasangan itu membuat surat perjanjian dan mendatangkan orangtua masing-masing. “ Mereka mengaku pacaran" imbuh Yandrison.

Kepada petugas, MH yang merupakan kakak kandung dari GR mengaku menyesal atas perbuatannya. “ Mereka berjanji tidak akan berbuat lagi" .

Selengkapnya di sini.

1 dari 3 halaman

Tak Kuasa Tahan Rindu, Pasangan LDR Ini `Kena Batunya`

Dream - Demi melepas rindu, sepasang kekasih check in di hotel murah di Jerteh, Besut, Malaysia, Minggu lalu dengan biaya 120 ringgit, setara Rp420 ribu.

Namun, tindakan asusila pasangan berusia 23 tahun itu buyar setelah kamar mereka digerebek petugas Departemen Urusan Agama Terengganu (JHEAT).

Mereka ditahan dalam sebuah operasi penyakit masyarakat pada Subuh waktu setempat.

Parahnya, pasangan tersebut ditahan dalam keadaan memalukan. Yang pria bercelana pendek, sementara pasangannya hanya berbalut handuk.

Menurut laporan, saat diperiksa, mereka mengaku sudah kenal satu sama lain sejak di bangku sekolah. Tapi mereka baru pacaran beberapa bulan terakhir.

Mereka mengaku jarang bertemu karena pria itu bekerja jauh. 

" Pasangan itu mengatakan akan menikah, tetapi tidak memiliki cukup uang karena pria itu tidak punya pekerjaan tetap. Dia hanya bekerja sebagai sopir truk, sementara pasangannya tidak bekerja," kata seorang sumber di JHEAT.

Sementara itu, Komisaris JHEAT, Wan Ismail Sahaimi Wan Omar, ketika dihubungi membenarkan penangkapan pasangan itu.

Dia mengatakan pasangan tersebut ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Pasal 29 dari Pelanggaran Pidana Syariah (Takzir) (Terengganu) Act 2001. Mereka ditahan karena memiliki rencana untuk melakukan hubungan di luar nikah.

(Sah/Sumber: hmetro.com.my)

2 dari 3 halaman

Pura-Pura Pakai Mukena Saat Digerebek, Ternyata Lupa Nggak Pakai

Dream - Berpura-pura memakai mukena seakan-akan baru selesai menunaikan salat Subuh.

Itulah akting seorang remaja perempuan ketika membuka pintu kamar hotel untuk mengelabui aparat yang sedang menjalankan operasi penyakit masyarakat. Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel murah, Jalan Sekilau, Kuantan, Pahang, Malaysia, belum lama ini.

Namun taktik itu gagal memperdaya petugas Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP). Karena remaja perempuan itu ditemukan lupa memakai kain sarung.

Sementara pasangannya yang bukan mahram, ditemukan bersembunyi di atas lemari dalam kondisi tanpa pakaian.

Remaja perempuan berusia 21 tahun itu kemudian ditahan bersama pasangannya yang berusia 20-an karena diyakini berkhalwat (berduaan dengan lain jenis yang bukan mahram) di dalam kamar hotel tersebut.

Dalam penggebrekan pada pukul 6.30 pagi yang menyertakan wartawan itu, para petugas JAIP menolak alasan pasangan pria perempuan tersebut yang memasuki kamar hotel untuk mengirim setrika.

" Kami tidak percaya kamu mengirim setrika, kalaupun kamu berbuat begitu mengapa harus berdua-duaan dan berada dalam kondisi tidak menutup aurat," kata salah seorang petugas JAIP di tempat kejadian.

Akibat gagal menjawab berbagai pertanyaan petugas JAIP, pasangan tersebut akhirnya 'menyerah' sebelum dibawa ke kantor JAIP Kuantan untuk konseling dan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Asisten Direktur Penegakan Hukum Syariah JAIP, Badaruddin Ahmad Bustami mengatakan, pihaknya telah menangkap sebanyak 40 orang berusia 20-an yang diduga berkhalwat di dalam kamar hotel murah.

Menurutnya, operasi bertajuk Ambang Merdeka itu melibatkan pemeriksaan terhadap enam buah hotel selama dua jam dimulai sejak 6 pagi.

" Kami mendapati kebanyakan mereka yang ditangkap telah menginap di hotel setelah berjalan-jalan sampai pagi," katanya.

Dia menambahkan, semua yang ditangkap akan akan diambil keterangannya dan menjalani persidangan.

(Ism, Sumber: Mynewshub.cc)

3 dari 3 halaman

6 Mahasiswi Layani Tamu di Hotel, Pingsan Saat...

Dream - Aparat kepolisian Polda Jambi menggerebek sejumlah hotel dan penginapan yang dihuni pasangan mesum. Sebagian dari pasangan mesum itu ternyata mahasiswi.

Dikutip dari laman Jambiindependent.comoperasi yang berlangsung Rabu pekan kemarin itu, berhasil menjaring 11 pasangan mesum. Enam di antaranya masih berstatus mahasiswi.

Petugas gabungan menyasar salah satu hotel di kawasan Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Hotel ini berada di kawasan yang dianggap sepi dan jauh dari pantauan petugas.

Salah seorang penghuni kamar berusaha menghalangi petugas dengan tidak membukakan pintu kamar. Ketika polisi mengancam akan mendobrak pintu, akhirnya pintu kamar dibuka.

Di dalam kamar itu polisi mendapatkan pasangan mesum berinisial RR (22) dengan seorang pria dengan inisal ER.

Wanita yang belakangan diketahui seorang mahasiswi, langsung terkulai lemas dan jatuh pingsan setelah mendapati banyak petugas. Setelah dicek oleh anggota, ternyata RR hanya berpura-pura pingsan.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan 6 orang mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang berada di Jambi. Keenam 'ayam kampus' tersebut berinisial DW. Dia kedapatan sekamar dengan DN.

Lalu, AL ditemukan sedang berdua dengan Sy, dan pasangan terakhir adalah EV dan ER.

DW (18) adalah mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Jambi, mengatakan, dia baru sampai di lokasi tersebut. Dia mengaku tidak berbuat yang apa-apa dengan teman lelakinya.

Para pasangan yang tertangkap mesum itu digelandang ke Mako Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan. Mereka diminta membuat surat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan.

(Sumber: Jambiindependent.compojoksatu.id)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone