Hasil `Pemulung` di Negara Ini: PlayStation Hingga Tas Prada

Reporter : Sugiono
Kamis, 12 April 2018 12:16
Hasil `Pemulung` di Negara Ini: PlayStation Hingga Tas Prada
Dia mengaku bisa memenuhi kebutuhan makan secara gratis dengan menjadi 'pemulung'.

Dream - Seorang pemulung di Singapura membuat geger. Ini bukan karena dia memiliki uang yang banyak, tapi karena mampu memenuhi kebutuhan makan setahun penuh hanya dengan SGD8 atau setara sekitar Rp84 ribu.

Daniel Tay adalah seorang pemulung di negaranya. Tapi dia bukan pemulung sembarangan.

Pria 38 tahun itu lebih senang disebut dengan freegan. Sebutan untuk orang yang menolak konsumerisme dan seminimal mungkin menghasilkan sampah.

Dia bahkan punya definisi sendiri tentang freegan. Daniel mengatakan freegan adalah seseorang yang menghabiskan sangat sedikit uang.

" Seorang freegan sejati akan mendapatkan semua kebutuhannya secara gratis," katanya.

Beda Pemulung dan Freegan

Daniel bahkan ingin membedakan sebutan pemulung dan freegan. Bagi Daniel, tidak semua pemulung adalah freegan. Begitu pula sebaliknya.

" Banyak pria dengan karung goni pergi ke tempat pembuangan sampah. Tapi mereka bukan freegan. Mengapa? Karena alih-alih menggunakan untuk keperluan sendiri, pemulung menjualnya lagi untuk mendapatkan uang," jelas Daniel.

Sedangkan freegan adalah orang yang benar-benar memanfaatkan sampah untuk keperluan dirinya sendiri. Entah itu makanan atau barang-barang.

Menurut Daniel, freegan adalah sebuah gaya hidup atau filosofi. Memungut sampah adalah masalah pilihan tentang sesuatu yang masuk akal.

Kata Daniel, sebuah pilihan yang masuk akal jika memungut makanan sisa di tempat sampah di Singapura.

Alasannya, sisa makanan yang ditemukan di tempat sampah di Singapura sebagian besar masih dalam kondisi sangat baik.

" Mungkin akan sulit dilakukan jika di negara lain. Karena sampah memang benar-benar sampah," katanya.

Setiap bulan, Daniel membelanjakan uang hanya untuk membayar tagihan dan investasi. Dia bahkan hanya menghabiskan uang SGD8 untuk belanja makanan selama tahun 2017 lalu.

Awal Daniel Menjadi Freegan

Daniel tidak pernah menyangka bisa menjadi orang yang bisa memenuhi hampir semua kebutuhannya secara gratis. Padahal dia adalah seorang perencana keuangan.

Semua berawal dari pertemuannya dengan orang asing pada November 2016. Pertemuan itu telah mengubah gaya hidup Daniel untuk selamanya.

Saat itu dia menghadiri Honesty Circles, sebuah acara di mana orang-orang berkumpul untuk membahas tentang uang dan karier. Ketika itulah dia bertemu dengan seorang pria bernama Colin.

" Secara bergiliran kami akan bercerita tentang bagaimana mengejar kehidupan yang mapan. Tapi saat mendengar cerita Colin, saya terkejut," kata Daniel.

Menurut Daniel, Colin waktu itu hanya bilang 'Aku sekarang 40 tahun. Aku sudah pensiun dan dan menghabiskan SGD100 setiap bulan hanya untuk membayar tagihan. Aku tidak merasa khawatir lagi dengan uang karena bisa mendapatkan semuanya secara gratis.'

" Ketika itu aku heran, bagaimana bisa? Aku seorang perencana keuangan yang sangat mengerti soal pengeluaran secara detail. Untuk bertahan di Singapura, seseorang butuh minimal SGD1.500 per bulan. Aku tertarik dan berbicara dengan Colin," katanya.

Waktu itu Colin sudah menjadi seorang freegan selama satu tahun. Selain mengais makanan dari tempat sampah di belakang toko dan restoran, dia juga mengumpulkan makanan sisa dari para tetangga.

Setelah berbicara dengan Colin, Daniel bersemangat untuk mencoba tiga hal yang sebelumnya tidak pernah dibayangkannya.

Dia meminta tetangga untuk mengirimnya makanan sisa, mengais makanan di tempat sampah, dan mencari barang-barang yang dibuang pemiliknya di tempat-tempat umum.

Pernah Menemukan PS3 dan Tas Prada

Selain berbagai macam makanan, Daniel juga menemukan aneka barang mulai dari kaos kaki, sepatu, hingga baju bermerek.

Saat ditanya barang apa yang paling fenomenal yang pernah ditemukan, Daniel menjawab PlayStation 3 dan tas Prada.

Daniel mengatakan PS3 itu bahkan masih berfungsi dengan baik. Sedangkan tas Prada itu ternyata asli dan tidak terlihat ada kerusakan yang berarti.

Mungkin semua hal tentang freegan ini terdengar aneh dan tak masuk akal. Tapi paling tidak Daniel sudah berusaha ikut menjaga lingkungan sekitarnya.

(ism, Sumber: Asiaone.com)

Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri