Tampang Imut Tapi Mematikan, 15 Hewan Ini Jawaranya!

Reporter : Sugiono
Rabu, 11 April 2018 11:30
Tampang Imut Tapi Mematikan, 15 Hewan Ini Jawaranya!
Mereka terlihat menggemaskan karena memiliki warna yang menggoda.

Dream - Sebagian hewan tercipta dengan tampang yang lucu dan menggemaskan. Eits, jangan terkecoh. Bisa jadi hewan itu justru paling berbahaya di dunia. 

Tahukah kamu, ada sejenis ular yang mampu membunuh 100 manusia sekaligus? Mau yang lebih mengerikan. Ada seekor bintang yang hanya dengan menyentu kulitnya saja bisa buat kamu mati.

Dikutip dari MSN.com, berikut ini adalah 15 hewan lucu yang ternyata sangat mematikan.

Ular Laut Belcher

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© (Solvin Zankl/Visuals Unlimited/Corbis)

Ini adalah salah satu jenis ular paling berbisa di dunia. Dalam sekali gigitan, hewan laut kecil ini bisa membunuh manusia hanya dalam 30 menit. Untungnya, ular ini relatif jinak dan biasanya tidak menyerang kecuali merasa terganggu atau terancam.

Ular Laut Belcher dapat ditemukan di dekat terumbu karang di Samudera Hindia serta di lepas pantai Thailand dan Filipina.

Laba-laba Punggung Merah (Redback)

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© fir0002 / flagstaffotos.com.au

Umumnya ditemukan di Australia. Laba-laba ini menyuntikkan racun syaraf (neurotoksik) mematikan yang menyebabkan masalah serius. Malah bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diberikan penangkal racun.

Kebanyakan kasus serangan gigitan laba-laba ini terjadi selama musim panas. Biasanya yang paling banyak menyerang adalah redback betina. Laba-laba jenis ini lebih beracun, memiliki tubuh lebih besar dan hidup empat kali lebih lama daripada yang jantan.

Kalajengking Deathstalker

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© imageBROKER/REX/Shutterstock

Kalajengking Deathstalker adalah arakhnida agresif yang ditemukan di Afrika Utara dan Timur Tengah. Mereka bertanggung jawab atas lebih dari 75 persen kematian terkait kalajengking setiap tahunnya.

Orang dewasa mungkin akan merasakan sakit yang sangat ketika terkena sengatan kalajengking ini. Sedangkan anak-anak akan lumpuh.

Terlepas dari kedua kasus tersebut, paru-paru korban akan terisi cairan dan akhirnya meninggal dunia.

Laba-laba Pengembara Brasil

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© Guenter Fischer/imageBROKER/REX/Shutterstock

Laba-laba Pengembara Brasil pernah memegang rekor Guinness World Record sebagai hewan paling berbisa di dunia. Makhluk ini agresif dan berbahaya. Setetes racunnya bisa berakibat fatal bagi manusia.

Ketika laba-laba ini tidak sedang berburu atau bergerak, ia bersembunyi di sudut-sudut gelap. Di dalam rumah, pakaian, sepatu, atau di bawah tumpukan kayu. Hal ini justru meningkatkan sifat berbahaya dari makhluk mengerikan ini.

Ubur-ubur Kotak

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© Kelvin Aitken/marinethemes.com

Salah satu hewan paling berbisa di dunia, ubur-ubur kotak. Hewan lunak ini telah menewaskan lebih dari 5.500 orang sejak 1954.

Racunnya menyerang jantung, sistem saraf, dan sel-sel kulit. Jenis ubur-ubur ini ditemukan di perairan lepas pantai Australia Utara dan di seluruh wilayah Indo-Pasifik.

Ular Boomslang

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© Christian Heinrich/imageBROKER/REX/Shutterstock

Jenis ular yang relatif pemalu, Boomslang biasanya tidak menyerang manusia. Tetapi, ketika itu terjadi, racunnya bisa berakibat fatal.

Racun ular Boomslang mengandung anti-koagulan - yang mencegah darah untuk membeku. Akibatnya, korban akan mati perlahan dan menyakitkan.

Ular Boomslang umumnya ditemukan di Afrika Selatan, Botswana, Mozambik, Namibia, dan Swaziland.

Gurita Cincin Biru

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© FLPA/Colin Marshall/REX/Shutterstock

Biasanya ditemukan bersembunyi di dasar kolam pasir dan terumbu karang di Samudra Pasifik, Gurita Cincin Biru adalah salah satu makhluk paling mematikan di dunia. Kelihatannya kecil, tetapi memiliki cukup racun untuk membunuh 25 orang dalam hitungan menit.

Racun Gurita Cincin Biru menyerang sistem saraf yang menyebabkan kelumpuhan dan berhentinya pernapasan. Tidak ada penangkal untuk racun gurita ini. Tetapi korban bisa diselamatkan jika mendapat pernapasan buatan segera.


Viper Karpet

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© imageBROKER/REX/Shutterstock

Ada delapan spesies Viper, mulai dari Viper yang ditemukan di Afrika Utara dan Timur Laut serta  Semenanjung Arab hingga d sub-benua India dan Asia Tengah. Kedelapannya termasuk yang paling mematikan di dunia.

Viper menjadi penyebab sebagian besar kematian terkait ular di habitat mereka. Racun ular ini bekerja lebih lambat dibandingkan dengan ular lain, tetapi dapat menyebabkan kehilangan fungsi organ jika tidak ditangani segera.

King Kobra

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© FLPA/Malcolm Schuyl/REX/Shutterstock

King Kobra diyakini sebagai ular berbisa terpanjang di dunia. Gigitannya mengandung lima kali lebih banyak racun daripada Black Mamba dan dapat membunuh gajah dalam beberapa jam.

Panjangnya bisa mencapai 5 meter. Ular ini kebanyakan ditemukan di Asia Selatan dan Tenggara.

Ikan Buntal

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© Andrey Nekrasov/imageBROKER/REX/Shutterstock

Ikan Buntal mungkin terlihat aneh, tetapi termasuk vertebrata paling beracun di dunia. Hampir semua jenis ikan ini mengandung racun yang disebut tetrodotoxin.

Racunnya tidak hanya mematikan bagi sebagian besar ikan lainnya, namun juga sangat berbahaya bagi manusia.

Tetrodotoxin 1.200 kali lebih beracun daripada sianida dan tidak ada obat penawarnya. Ikan Buntal bisa dimakan, tetapi hanya ketika disiapkan oleh koki profesional dan punya lisensi khusus.

Siput Cone

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© Richard Ling 2015

Warna cerah dan sosok kecil Siput Cone memang menarik hati, membuat orang ingin memungut dan menggenggamnya sebentar. Tapi saat itulah Siput Cone mengeluarkan duri beracun. Lebih menakutkan lagi, durinya bisa menembus sarung tangan.

Sama seperti Laba-laba Punggung Merah, racun Siput Cone menyerang saraf korbannya. Dalam beberapa detik, rasa sakit yang amat sangat di tempat sengatan akan berubah menjadi mati rasa.

Racun ini akan menyebar dan sesaat kemudian seluruh tubuh akan lumpuh. Setelah itu napas dan jantung akan berhenti.

Katak Panah Beracun

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© imageBROKER/REX/Shutterstock

Katak Panah Beracun adalah salah satu hewan yang memiliki warna tubuh paling indah di dunia. Katak jenis ini muncul dalam berbagai warna seperti kuning emas, biru, hijau dan merah.

Tapi jangan terkecoh dengan keindahan warna tubuh mereka. Katak jenis  ini sangat beracun. Seekor Katak Panah Emas, yang merupakan salah satu jenis Katak Panah yang paling mematikan, misalnya, memiliki racun yang cukup untuk membunuh 10 orang dewasa.

Beberapa suku di pedalaman mengoleskan racun katak ini pada anak panah mereka. Racunnya disebut batrachotoxin, yang menyebabkan kelumpuhan dan kematian meski dalam jumlah sedikit.

Black Mamba

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© NickEvansKZN/Shutterstock

Ditemukan di sub-Sahara Afrika, Black Mamba (berwarna coklat) adalah predator yang agresif dan bergerak cepat. Mereka tidak ragu menyerang manusia dan dapat tumbuh hingga empat meter. Korban biasanya meninggal dalam 20 menit.

Stonefish

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© Norbert Probst/imageBROKER/REX/Shutterstock

Dianggap sebagai salah satu ikan paling beracun di dunia, Stonefish ditemukan di sepanjang garis pantai Australia. Mereka biasanya hidup di perairan pantai dangkal, terbaring sambil tidak bergerak dengan sebagian tubuh terkubur untuk menarik mangsanya.

Racunnya bisa menyebabkan otot melemah, kelumpuhan sementara dan akhirnya kematian, jika tidak segera ditangani.

Ular Taipan Pedalaman

 Makhluk Paling Mematikan di Dunia© imageBROKER/REX/Shutterstock

Racun Inland Taipan (Taipan Pedalaman) dianggap sebagai salah satu yang paling beracun di dunia. Racunnya bersifat neurotoksik (setetes racun dapat membunuh 100 orang dewasa).

Tidak itu saja, racunnya juga menyebabkan kelumpuhan secara bertahap dan pendarahan internal.

Ular ini ditemukan di bagian tengah Australia. Tepatnya di perbatasan Queensland, Australia Selatan dan Wilayah Utara bertemu.

Tetapi, ular jenis ini relatif pemalu dan jarang bertemu manusia. Karena itulah tidak banyak catatan tentang kematian akibat gigitan Ular Taipan Pedalaman.

(Beq/Sumber: MSN.com)

Beri Komentar