Kembali Terjadi Begal Payudara di Depok, Pelaku Gak Ada Takutnya!

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 8 Juni 2021 18:48
Kembali Terjadi Begal Payudara di Depok, Pelaku Gak Ada Takutnya!
Kali ini seorang pemotor terekam kamera CCTV melakukan aksi tak senonoh kepada seorang wanita.

Dream - Aksi begal payudara kembali terjadi. Kali ini seorang pemotor terekam kamera CCTV melakukan aksi tak senonoh kepada seorang wanita. Diketahui kejadian tersebut berlokasi di Gang Mahali, Keluarahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Senin 7 Juni 2021 pukul 20.50 WIB.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @depok.update, terlihat seorang wanita yang tengah berjalan seorang diri baru pulang dari kantor hendak menuju kos-kosannya di Gang Mahali.

" Aksi begal payudara kembali terjadi di Kota Depok.," tulis keterangan video. 

 

1 dari 6 halaman

Belum Ada Keterangan Resmi

Kejadian bermula saat korban turun dari kereta di Universitas Indonesia. Setelahnya korban berjalan kaki melewati Gang Mahali karena kebetulan kosnya ada disana.

Saat berjalan kaki melewati sebuah masjid, tiba-tiba dari arah belakangnya muncul seorang pemotor yang mengenakan helm mendekatinya dan langsung menepuk dadanya.

Kaget akan hal tersebut, wanita itu pun berteriak dan mengejar pemotor. Seorang warga sekitar yang mendengar teriakan itu pun lantas ikut mengejar pemotor begal payudara itu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait tentang kejadian tersebut.

2 dari 6 halaman

Videonya

      View this post on Instagram      

A post shared by Depok Update (@depok.update)

 

3 dari 6 halaman

Aksi Dramastis ASN Kejar Begal Payudara di Kemayoran: 'Silahkan Matikan Saya'

Dream - Jagat dunia maya kembali dihebohkan dengan video aksi pengejaran begal payudara yang terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Diketahui pelaku yang memakai motor dikejar oleh Febrian, seorang aparatur sipil negara (ASN) hingga terjatuh.

Peristiwa itu diambil dan diunggah oleh pemilik akun Instagram @jannah_ey. Dalam keterangan videonya, Jannah menjelaskan bahwa peristiwa begal payudara itu terjadi pada Minggu, 23 Mei 2021 sekitar pukul 08.52 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Industri Raya di depan pintu 5 Pasar Mobil Kemayoran. Jannah saat itu sedang bersama suaminya Febrian, saat melihat seorang perempuan sedang bersepeda seorang diri.

4 dari 6 halaman

Sempat Tak Mengaku

Jannah dan suami awalnya mengira sebelumnya perempuan tersebut dijambret. Jannah dan suami pun lalu mengejar motor itu.

" Suami klakson agar pelaku berhenti jika memang tidak bersalah. Tapi pelaku justru tancap gas. Akhirnya di Jl. HBR Motik Pelaku kita pepet dan menyenggol trotoar pembatas jalan lalu terjatuh," tulis Jannah.

Setelah itu suami Jannah turun dari mobil untuk menghampiri pelaku. Namun, pelaku justru emosi dan berupaya mencekek suami Jannah. Pelaku mempertanyakan bukti ia melakukan penjambretan. Untungnya, perempuan yang menjadi korban kemudian melintas di jalan itu.

5 dari 6 halaman

"Lu enggak punya ibu ya"

" Alhamdulillah, beruntung si ibu tersebut lanjut bersepeda ke arah kita. Lalu dikonfirmasi kebenarannya, dan ternyata si ibu tersebut kena Begal p4yud4r4, lantas si ibu spontan langsung pukul pelaku," ujar Jannah.

Setelah pelaku babak belur dihajar warga, korban pun sempat mengamuk dan melampiaskan emosinya. Ia tak terima mendengar pelaku tidak mengakui perbuatannya.

Spontan, wanita berkaos olahraga pink tersebut memukul pelaku sambil berteriak.

" Lu enggak punya ibu ya. Enggak punya emak ya," kata korban kepada pelaku begal payudara.

 

6 dari 6 halaman

Pelaku Malah Mengamuk

Dalam video yang diunggah Jannah juga terlihat pelaku tidak menunjukkan adanya penyesalan. Justru dirinya terlihat puas meski babak belur jatuh dari motor dan dipukuli pengendara lain.

Saat dimintai pengakuan, pelaku justru malah menantang Febrian sang peringkus sambil berteriak.

“ Situ nuduhnya jambret!,” kata pelaku menantang.

Namun warga yang menyaksikan insiden itu menyebut aksi pelaku merupakan bagian dari pelecehan seksual. Pelaku yang merasa tersudut pun tidak berkutik dan pasrah terhadap apa yang akan diperbuat terhadap dirinya.

" Silahkan matikan saya. Panggil polisi silahkan," tantang pelaku sambil duduk

Pengendara dan si ibu sebagai korban, melanjutkan kasus ini ke pihak berwajib, dan sudah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan lebih lanjut dari Polres Metro Jakarta Pusat terkait kasus pegal payudara tersebut.

Beri Komentar