Salut! Guru Masuk Toren Air Sambil Mengajar Online

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 5 April 2020 17:21
Salut! Guru Masuk Toren Air Sambil Mengajar Online
Aksinya itu diapresiasi oleh istri Gubernur.

Dream - Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya membawa kabar gembira di tengah pandemi corona. Ia mengapresiasi masyarakat yang mematuhi imbauan social distancing.

Ketua Umum Jabar Bergerak ini membagikan hadiah kepada sejumlah orang yang bekerja di rumah. Sebelumnya ia menantang para masyarakat untuk mengikuti 'Work From Home Challenge'.

Masyarakat yang bekerja di rumah harus mengunggah foto dengan menyertakan #CintaKerjaDiRumah. Salah satu peserta berhasil menyita perhatian Atalia.

Mahendra Dicky, pria asal Garut lolos sebagai juara pertama dan mendapat hadiah laptop. Atalia juga me-repost unggahan Mahendra ke laman Instagramnya.

Pria yang berprofesi sebagai guru itu tetap mengajar para murid secara online sekaligus menyelesaikan tugas rumah tangga.

" Ketika kewajiban sebagai Guru harus membimbing siswa yg lagi diskusi online lewat media grup whatsapp, dan ketika istri ngomel terus karena air di penampungan sudah kotor di dalam satu waktu.. Ya jadi gini nasibnya. #CINTAKERJADIRUMAH," tulis Mahendra.

1 dari 5 halaman

Lihat Aksinya

Mahendra Dicky© Foto: Instagram @mahe_dicky

Foto: Instagram @mahe_dicky

Pada foto yang diunggah, Mahendra tampak sedang masuk membersihkan tempat penampungan air. Satu tangannya mengelap toren air. Pandangannya tertuju pada layar ponsel sembari mengajar murid-muridnya.

Selain Mahendra, Atalia juga memilih 11 pemenang dari total 600 peserta lainnya. Hadiah yang diberikan juga sangat beragam, mulai dari pulsa, alat masak hingga elektronik.

Potret inspiratif para pemenang sukses mengundang komentar dari warganet. Tak sedikit yang merasa salut pada mereka yang dengan senang hati bekerja di rumah.

" Yang bapak2 pd pake baju formal tp bawahnya ada yg pake kolor ada yg sarung. selamat para pemenang, semangat yg lagi WFH!" kata @trikajuliany

" bapa2 luar biasa , ga banyak laki2 yg mau kerja sambil momong anak," ucap @gheadwianggiani

" asalnya mau protes kenapa gak menang,, tapi ternyata memang banyak yang lebih niat,, lebih kreatif,, dan lebih kereeeen foto2nya," ujar @meriaoctavianti

" Ya Alloh..., turut bergembiraaa," imbuh @mutiantinasihin.

(mut)

2 dari 5 halaman

Gaji Ridwan Kamil, Wagub, dan PNS Pemprov Jabar Dipotong 4 Bulan Buat Corona

Dream – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Jamil memutuskan momotong gajinya selama empat bulan ke depan untuk mengurangi dampak wabah virus corona Covid-19. Pemotongan gaji juga berlaku untuk wakil gubernur dan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kebijakan pemotongan gaji ini bertujuan untuk mempercepat penanggulangan penyebaran virus corona sekaligus membantu masyarakat yang terdampak pelemahan ekonomi akibat wabah tersebut.

© Dream

“ Untuk mengurangi beban masyarakat dan percepatan penanggulangan penyebaran virus covid-19, maka gaji Gubernur, Wakil Gubernur dan para ASN (Aparatur Sipil Negara) atau PNS di Pemprov Jawa Barat akan dipotong selama 4 bulan ke depan dengan adil dan proporsional,” tulis Ridwan Kami di akun Instagramnya @ridwankamil, dikutip Senin 30 Maret 2020.

Pria yang biasa disapai Kang Emil itu juga menyerukan masyarakat yang yang memiliki keluangan harta untuk bersama-sama ikut menyumbang untuk mengatasi dampak wabah corona yang dialami masyarakat tak mampu.

" Mari kita bersama-sama menyumbang kepada perjuangan melawan viri dan menolong masyarakat yang tidak mampu melalui kesetiakawanan sosial.” tulis Ridwan Kamil.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mempersiapkan kampanye “ Two in One” untuk mengatasi dampak virus corona pada kehidupan masyarakat Jabar.

Dengan program ini, satu keluarga yang mampu akan membantu dua keluarga lainnya yang dianggap tak mampu dan terkena dampak wabah corona.

“ 1 Keluarga mampu mengurusi 2 keluarga tidak mampu selama pandemi covid-19. Insya Allah bisa. Bersama, Insya Allah, #KitaPastiMenang,” tulis dia.(sah)

4 dari 5 halaman

Ridwan Kamil Ungkap Obat Corona Bisa Dikembangkan di Jawa Barat

Dream - Hingga saat ini belum ada obat khusus untuk virus corona (Covid-19). Para pasien positif dirawat seperti pasien pnemunia dengan obat untuk meredakan gejalanya agar tidak semakin parah.

Hingga saat ini, virus sendiri belum bisa ditangkal dengan obat dan vaksin tertentu. Sejumlah peneliti pengobatan di berbagai negara sedang bekerja keras untuk mencari obat untuk penyakit yang telah menjangkiti 124 negara ini.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melalui akun Instagram membawa fakta yang cukup menggembirakan. Ia mengungkap penelitian yang dipublikasi di China dan National Institute of Health, Amerika Serikat. Menurut penelitian tersebut 100 pasien corona membaik kondisinya karena pemberian obat yang mengandung Kloroquin Fosfat.

" Menurut Prof Keri Lestari @keri.unpad dari UNPAD Kloroquin Fosfat itu nama lain dari Obat KINA sebagai obat Malaria, yang ternyata bisa mencegah pertumbuhan dan memblokir infeksi virus covid-19. Dan Pohon KINA itu selama 70 tahun ditanam di tanah Jawa Barat yang diproduksi Kimia Farma,"  tulisnya.

Postingan RIdwan Kamil© Instagram

(Foto: Instagram Ridwan Kamil)

Mengetahui fakta tersebut Ridwan Kamil langsung berkoordinasi dengan Profesor Keri. Ia juga meminta pihak tim penelitian di berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat untuk melakukan kajian lebih lanjut seputar virus Covid-19.

" Pemprov Jawa Barat mendorong perguruan tinggi di Jabar untuk segera melakukan kajian-kajian ilmiah terkait penanganan masalah virus covid-19,"  tulisnya.

 

5 dari 5 halaman

Corona Berpotensi Menyebar di KRL, Ini Antisipasi KCI

Dream - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) angkat bicara tentang virus corona berpotensi menyebar di KRL. Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini menyebut kejadian sebenarnya tak seperti yang tertangkap di gambar yang beredar di media sosial.

" PT KCI pada hari ini menghadiri rapat membahas protokoler penanganan penyebaran virus corona bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rapat yang dihadiri KCI berbeda dengan rapat yang dokumentasi fotonya beredar tersebut," kata Vice President Corporate Communication KCI, Anne Purba, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 12 Maret 2020.

© Dream

Anne mengatakan KCI mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengantisipasi peredaran virus corona. Misalnya, edukasi untuk mencegah penularan virus berkode Covid-19.

Hal ini telah dilakukan sejak 3 Februari 2020. Salah satunya edukasi tentang cuci tangan yang benar dan membagikan masker kepada pengguna di 36 stasiun.

" Dua, menyediakan lebih dari 700 botol hand sanitizer untuk 88 rangkaian kereta dan 80 stasiun. Tiga, rutin membersihkan seluruh rangkaian kereta seusai beroperasi dengan menggunakan cairan pembersih yang mengandung disinfektan. Empat, menugaskan On Trip Cleaning yang membersihkan rangkaian kereta saat sedang beroperasi melayani pengguna," kata dia.

KCI juga memberikan materi edukasi dan imbauan di 88 rangkaian kereta dan 80 stasiun. Selanjutnya menyiapkan pos kesehatan di 30 stasiun KRL yang dapat memberikan pertolongan pertama jika pengguna mengalami masalah kesehatan.

" Di pos ini, pengguna juga dapat mengukur suhu tubuh, mendapatkan masker, hingga obat-obatan. Jika tidak dapat ditangani, petugas kesehatan akan merujuk pengguna ke rumah sakit terdekat. Tujuh, mewajibkan pegawai frontliner yang berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk cek kesehatan termasuk suhu tubuh sebelum berdinas," kata dia.

Beri Komentar