Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Atalia Praratya (Foto: Instagram @ataliapr)
Dream - Ketua Tim PKK dan Bunda PAUD Jawa Barat, Atalia Prartya, mengingatkan para ibu untuk tetap bertahan ddi tengah pandemi Covid-19.
" Banyak yang mulai lelah tapi banyak juga yang tetap bertahan. Saat ini, kita lebih membutuhkan bantuan banyak pihak," ujarnya dalam webinar bersama Wings Care Bangkit & Menghebat di Era New Normal (Kesehatan, Parenting, Pendidikan), Selasa 16 Februari 2021.
Munculnya pandemi Covid-19 membuat setiap orang beradaptasi dengan kebiasaan baru. Mulai dari bersosialisasi, komunikasi hingga belajar mengajar semua dibatasi.
" Semua dibatasi, tapi di manapun kita harus tetap bahagia," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Covid-19 menyerang tidak mengenal siapapun. Misalnya, pesepakbola Cristian Ronaldo yang sempat terinfeksi.
" Padahal kita tahu kalau pemain bola itu olahraganya rajin. Ternyata kena juga," terang istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil itu.
Oleh karenanya Atalia mengingatkan ibu-ibu dan masyarakat umum, untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Pihaknya pun tak pernah berhenti mensosialisasikan pentingnya hidup sehat, agar tidak mudah tertular dan terinfeksi Covid-19.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Masker merupakan salah satu alat pelindung tubuh dari paparan virus. Berbagai jenis masker mulai langka di pasaran sejak terjadi wabah virus corona.
Pemerintah melarang keras untuk memborong masker bedah karena menyebabkan kelangkaan. Masker ini diutamakan bagi orang sakit dan tenaga medis.
Masker kain menjadi solusi bagi masyarakat umum agar tetap merasa aman ketika harus berpergian keluar rumah. Masker kain setidaknya dapat menangkal 70 persen droplets atau percikan virus.
Masker kain juga dapat dibuat sendiri di rumah. Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya membagikan video singkat berisi tutorial membuat masker kain.
" Kalau kepepet, inilah cara membuat masker tanpa dijahit," kata Atalia dalam videonya.
Sahabat Dream hanya memerlukan bahan-bahan sederhana yaitu sapu tangan, tali elastis dan dua ikat rambut berukuran kecil.
Atalia pertama-tama melipat sapu tangan menjadi empat bagian berbentuk persegi panjang. Ia kemudian memasukkan ikat rambut ke sisi ujung kanan dan kiri sapu tangan.
Selanjutnya, kedua ujung tersebut dilipat dan disatukan dengan cara memasukkan salah satu ujung sapu tangan ke dalam sisi satunya.
Masker sudah dapat digunakan. Kaitkan kedua ikat rambut pada telinga. Untuk hijabers, kamu bisa memasang tali elastis pada kedua ikat rambut. Selamat mencoba!
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya