Mengenal Si Cantik 'Janda Bolong', Harganya Bisa Ratusan Juta

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 27 September 2020 12:19
Mengenal Si Cantik 'Janda Bolong', Harganya Bisa Ratusan Juta
Kondisi bolong di tengah daun justru yang membuat tanaman ini unik dan banyak dicari.

Dream - Karantina di rumah karena pandemi membuat banyak orang memiliki hobi baru, salah satunya bercocok tanam. Hal ini membuat harga tanaman hias melambung tinggi karena mengikuti pasar, seperti tanaman Monstera jenis adansone, obliqua, dan variegata.

Orang Indonesia menyebut tanaman berdaun cantik tersebut sebagai Janda Bolong. Mengapa disebut demikian? Karakteristiknya memiliki daun lebar hijau dan bagian tengahnya bolong.

Kondisi bolong di tengah daun justru yang membuat tanaman ini unik dan banyak dicari. Dikutip dari KlikHijau, para peneliti berspekulasi bahwa lubang-lubang tersebut terbentuk karena monstera mengalami preforasi (proses pelubangan akibat tetesan air) yang cukup intens.

Janda Bolong cukup toleran dengan kondisi ruangan yang minim pencahayaan alami. Tanaman ini juga tahan ditempatkan di area dengan pendingin ruangan. Pemilik pun tak perlu repot-repot memindahkan monstera dari dalam ke luar ruangan hanya demi mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

 

1 dari 6 halaman

Lingkungan yang sejuk mungkin membuatnya tumbuh lebih lambat, namun warna daunnya berubah menjadi lebih pekat dan indah dibandingkan saat tumbuh di ruang terbuka yang panas. Rata-rata suhu ruangan ideal untuk monstera adalah 23-30 derajat Celcius untuk siang hari.

Janda Bolong 25 Juta© Tokopedia

Tanaman ini sangat pas untuk di dalam ruangan karena bisa memperindah dan dapat memperbaiki kualitas udara. Harganya kini di pasaran untuk pot kecil mulai dari Rp400 ribu.

Janda Bolong Rp200 Juta© Shopee

Ada juga mencapai puluhan bahkan ratusan juta. Biasanya yang harganya selangit memiliki dua warna pada daunnya berupa hijau dan putih yang sebenarnya merupakan kondisi daun karena kekurangan klorofil.

Ingin membelinya, Sahabat Dream?

2 dari 6 halaman

6 Tips Merawat Tanaman Hias Lavender Lokal

Dream - Lavender merupakan tanaman hias yang bisa menjadi pilihan untuk dirawat di rumah. Tanaman ini memiliki banyak jenis dengan karakter yang berbeda.

Taruh daun kayu puth atau lavender di kamar mandi© MEN


Namun, semua lavender dikenal sebagai tanaman pengusir serangga dengan bunga berwarna ungu. Daunnya pun bertekstur unik serta memiliki bau yang sedikit manis.

Harga lavender lokal cenderung murah. Sehingga, kamu tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mengadopsinya. Jika ingin merawat lavender, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tanaman tetap sehat.

3 dari 6 halaman

1. Letakkan di pot besar

Menanam Lavender© Pexels.com
Jika diletakkan di pot besar, lavender akan tumbuh rimbun. Sedangkan jika dirawat di pot yang kecil, lavender hanya akan meninggi.

Ketika lavender hanya tumbuh meninggi, kamu bisa memotong ujung batangnya dan menanamnya kembali agar lebih rimbun serta mendapat ukuran yang ideal.

4 dari 6 halaman

2. Menyiram dengan air yang cukup

Menanam Lavender© Pexels.com
Daun lavender akan menguning jika disiram dengan air yang sedikit. Siramlah tanahnya hingga cukup lembap agar tanaman tetap sehat dan segar.

5 dari 6 halaman

3. Letakkan tanaman di tempat yang banyak cahaya matahari

Menanam Lavender© Pexels.com
Semakin banyak cahaya matahari yang terpapar pada lavender, tanaman akan semakin sehat dan mendapat pertumbuhan optimal. Paparan sinar matahari pagi secara langsung juga membuat pertumbuhan bunga lebih cepat.

6 dari 6 halaman

4. Sediakan penyangga

Menanam Lavender© Pexels.com
Sediakan penyangga seperti paralon kecil atau tongkat kayu untuk mengaitkan batang lavender. Ketika meninggi, batang lavender akan goyah dan berisiko untuk patah.

Terutama, jika lavender sering terkena hempasan angin yang kencang. Kamu bisa mengaitkan batang dengan penyangga menggunakan tali atau cable ties.

Beri Komentar