Menyeramkan, Mimpi Wanita Sulawesi Sebelum Ditelan Ular Piton

Reporter : Syahid Latif
Senin, 25 Juni 2018 14:30
Menyeramkan, Mimpi Wanita Sulawesi Sebelum Ditelan Ular Piton
Sudah empat tahun lalu, wanita ini mengeluhkan mimpi yang selalu mendatanginya.

Dream - Cerita mengejutkan kembali datang di balik meninggalnya wanita asal Muna, Sulawesi Tenggara yang ditelan ular piton, Wa Tiba (54). Empat tahun sebelum kejadian, mendiang ternyata pernah dihantui mimpi mengerikan.

Wa Tiba dikabarkan pernah mendapat mimpi diteror kawasan ular sejak 2014. Cerita itu disampaikan Wa Tiba kepada adik kandungnya bernama La Hino (50).

Saudara yang juga orang tua di kampung itu mengatakan Wa Tiba sering mengeluh melihat ular besar di sekitar kebunnya empat tahun lalu.

" Setiap dia lihat ular itu, dia minta saya doakan. Dengan berdoa, ular tidak muncul lagi selama beberapa waktu, tapi kemudian muncul lagi," ujar La Hino, dikutip dari laman Liputan6.com, Senin, 25 Jun 2018.

Cerita keluhan yang sama terakhir disampaikan sekitar enam bulan sebelum Wa Tiba mengalami peristiwa tragis tersebut. Kali ini, mendiang mengaku melihat sosok laki-laki berserban di dekat gua yang duduk memecahkan batu gamping.

 

1 dari 2 halaman

Saat Sosok Didekati....

Saat akan disapa, lanjut La Hino, laki-laki tersebut kemudian menghilang. Tidak berapa lama, Wa Tiba kemudian kembali melihat ular di sekitar kebunnya.

" Tidak hanya itu, Wa Tiba ternyata memelihara ayam di kebunnya. Ayamnya habis karena dimakan ular," ujar La Hino.

Kepala Desa Lawela, La Faris, mengatakan bukan Wa Tiba saja yang kehilangan ayam dan ternak lainnya. Warga di sekitar lokasi kebun Wa Tiba juga hampir tidak memelihara ayam karena sudah dihabisi ular piton.

" Malah, saya ketemu kakaknya almarhum, dia cerita kalau Wa Tiba tinggalkan sisa makanan di pondok kebunnya, sering tak bersisa karena dihabiskan ular," ujar La Faris.

Kata La Faris, jika pondok Wa Tiba didatangi ular dan makanannya dihabiskan, wanita ini biasanya mengumpat. Padahal, menurut kepercayaan orang kampung, seharusnya jangan dan dibiarkan saja.

" Sebab, kami percaya karena itu bisa saja bukan sembarang," ujar La Faris.

 

2 dari 2 halaman

Pernah Ingin Pindah

Wa Tiba diketahui berkebun sekitar 500 meter dari jalan raya. Masuk ke dalam kebun yang sudah 7 tahun ditanami jagung dan ubi kayu oleh korban, harus melalui jalan setapak yang sekelilingnya dipagari semak belukar.

Di lokasi itu, hanya ada seorang tetangga yang ikut membuka kebun jagung, namanya La Madura (50). Warga lainnya memilih menjauh sejak 5 tahun lalu karena menganggap daerah itu angker dan berbahaya.

Ternyata, sehari sebelum Wa Tiba ditemukan tewas, La Madura sempat mengeluh kepada Wa Tiba. Katanya, dia tak sanggup lagi berkebun dan ingin pindah karena sering diteror ular piton besar.

La Madura kemudian memetik sayuran, jagung, dan mencabut semua ubi kayu miliknya. Selanjutnya, semua hasil kebunnya dibawa pulang ke rumah.

" Dia bilang La Madura, saya tidak bisa lagi berkebun karena tidak mampu, banyak ular," ujar Kades Lawela menirukan cerita La Madura.

(Sah, Sumber: Liputan6.com, Ahmad Akbar Fua)

Beri Komentar