Iklan Ini Bikin Masyarakat Indonesia Geram

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 2 April 2016 11:28

Dream- Tayangan iklan minuman berenergi Red Bull mendapat tentangan dari masyarakat Indonesia. Iklan yang menampilkan atlet parkor yang melompat-lompat diantara stupa Candi Borobudur itu, dianggap tidak menghormati Borobudur sebagai tempat suci agama Buddha.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Oesikin, atlet parkour yang melompat-lompat diantara dinding dan stupa candi Borobudur telah menistakan simbol agama Buddha.

" Iklan Red Bull yang ditayangkan dianggap sebagai bentuk penistaan dan penyalahgunaan simbol-simbol agama," papar Oesikin dalam keterangan pers yang diterima Dream, Jumat, 1 April 2016.

Atas tayangan itu dia juga meminta Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko Persero untuk mengambil sikap tegas kepada Red Bull Australia. Bahkan dia juga meminta pimpinan taman wisata tersebut untuk klarifikasi terkait munculnya iklan tersebut.

Dalam iklan yang berdurasi 1 menit 22 detik itu telah tayang sejak pertengahan bulan lalu. Tayangan video itu viral karena nampak sang atlet parkour, Pasha Petkuns, melakukan atraksi parkour diantara stupa-stupa candi Borobudur.

Pihak Red Bull sendiri telah menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa itu melalui akun Facebook resmi Redbull. Mereka mengakui telah mengambil gambar tanpa seizin Balai Konservasi Purbakala Candi Borobudur.

Dalam pernyataan maaf itu, pihak Red Bull juga berjanji menarik peredaran video itu.

" We videoed him without permission from the appropiate authorities. We acknowledge that this should not have happpened and have done all we can to have this video removed from all media," tulis Red Bull.

 

 

(Ism) 

Beri Komentar