Dream - Video ini pertama kali muncul pada bulan maret 2015 lalu, namun sengaja dipublikasikan kembali oleh seorang rapper asal Inggris Mic Righteous pada akun facebooknya seraya berkata ''Bayangkan jika disana adalah anak kalian" . Mic bermaksud untuk memperingati pemerintah Inggris yang akan memulai serangkaian serangan udara di Suriah.
Dimana dalam video tersebut terlihat suasana dramatis anak-anak suriah yang sedang asik belajar, dikagetkan dengan serangan bom berjarak tak lebih dari 500 meter dari kelas tempat mereka berada. Sontak membuat anak-anak ini ketakuan juga menimbulkan trauma yang mendalam.
Walaupun pemerintah Inggris berjanji meminimalisir jatuhnya korban sipil, namun yang pasti akan ada warga yang tak berdosa lagi-lagi terjebak dalam kekerasan dan ancaman kematian karena pereang. Dampaknya video yang kembali diunggah tersebut mendapatkan ribuan komentar dan dukungan dari para netizen. Inilah realita kehidupan anak-anak di suriah (sumber youtube : WarLeaks)
Advertisement

WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Chat Lintas Aplikasi, Pengguna Eropa dapat Giliran Pertama

Sadari Damkar Lebih Dipercaya Publik untuk Urusan Darurat, Kapolri Mau Sempurnakan Hotline 110

Dompet Dhuafa Heartventure, Berbagi Bersama Content Creator di Pelosok Samosir

Berawal dari Perasaan Senasib, Komunitas Kuda Klub Eksis 10 Tahun Patahkan Mitos `Mobil Malapetaka`


Sadari Damkar Lebih Dipercaya Publik untuk Urusan Darurat, Kapolri Mau Sempurnakan Hotline 110
Tampil Cantik di Dream Day Ramadan Fest Bersama Beauty Class VIVA Cosmetics


Rentetan 9 Gempa Guncang Aceh, BMKG Ingatkan Waspada Aktivitas Seismik di Sekitar Simeulue

WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Chat Lintas Aplikasi, Pengguna Eropa dapat Giliran Pertama

Cegah LPG 3 Kg Langka Selama Nataru, Kuota Subsidi Tahun 2025 Ditambah 350 Ribu Ton

