Tren Baru Dunia Maya: `Selfie Donat`

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 11 November 2014 10:43

Dream - `Selfie Donat` menjadi tren baru pengguna media sosial. Selfie unik yang dilakukan secara melingkar 360 derajat ini memungkinkan seseorang dan lingkungan sekeliling tertangkap kamera video.

Menurut laman The Straits Times, Senin 10 November 2014, cara bari ber-selfie ini diperkenalkan oleh bekas karyawan Microsoft, Karen X. Cheng.

Dia menemukan gaya selfie ini dengan memainkan kamera telepon genggamnya untuk menciptakan ilusi kamera.

" Saya melakukan ini dari satu sisi kepala saya ke sisi lainnya –seperti donat melingkari kepala saya– dan video mulai berputar dan terlihat keren," kata Cheng.

Dia menyebut selfie donat ini lebih istimewa dari cara selfie lainnya. Sebab, gambar yang dihasilkan tak hanya datar.

" Selfie biasanya gambar datar dan tidak ada yang berubah selain beberapa filter. Sementara itu, kamera telepon kita memiliki cara yang lebih maju," tambah dia.

Cheng menyebut selfie donat merupakan cara yang indah cara yang indah untuk menangkap diri sendiri dan lingkungan. " Ini memungkinkan Anda menangkap momen lebih baik –Anda dapat membuat film dari hidup Anda," tutur dia.

" Dan bagian yang terbaik adalah Anda tidak perlu kamera mahal atau rig –Anda hanya dapat menggunakan apa yang sudah ada miliki," tambah Cheng.

Dia juga membuat situs www.donutselfie.com, yang berisi tutorial 'selfie donat’' Melalui situs yang dibuat ini, Cheng menampilkan kompilasi selfie-selfie donatnya yang unik.

Bagaimana Melakukannya?

Mudah saja. Anda tinggal memegang kamera telepon Anda yang disetting dalam modus video, dengan lensa menghadap Anda.

Kemudian gerakkan dari satu sisi kepala ke yang lain dalam bentuk donat, sehingga kamera menangkap Anda dan lingkungan Anda.

Pengguna telepon selular bahkan dapat menyusun sejumlah rekaman selfie donat untuk membuat video pendek yang mencerminkan hari atau cerita soal kehidupan.

" Jika cukup banyak orang melakukannya, saya ingin menyusun selfie di penjuru dunia yang dibuat oleh orang-orang dari semua budaya dan negara yang berbeda," ujar Cheng. (Ism)

{KLY_CONTEXTUAL}
Beri Komentar