Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Islam mengajarkan pendidikan akhlak yang penting bagi kehidupan manusia. Allah SWT telah memberikan gambaran bagaimana akhlak mulia para Nabi yang sepatutnya dapat menjadi suri tauladan bagi umatnya.
Salah satunya yang terkandung dalam surat Al Furqon ayat 63. Dalam ayat ini mengacu pada penggambaran akhlak Rasulullah yang selalu menunjukkan sifat halus, tenang, dan tidak terburu-buru dalam setiap tindakannya.
Dalam surat Al Furqon ayat 63, Allah mengajarkan agar kita memiliki sifat rendah hati. Sifat rendah hat ini harus diwujudkan dalam setap perilaku, baik terhadap diri kita sendiri, terhadap Allah, maupun terhadap orang-orang jahil disekitar kita.
Seorang muslim yang memiliki sifat rendah hati akan mendapatkan keridhoan Allah baik di dunia maupun di akhirat. Orang bersikap rendah hati dan tidak sombong selalu merasa apapun yang ada dalam dirinya merupakan karunia dari Allah SWT.

Wa’ibaadur-rahmanil-ladziina yamsyuuna ‘alal ardhi haunan wa-idzaa khaathabahumul jaahiluuna qaaluuu salaaman
Artinya:
Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan salam.
Diriwayatkan bahwa Umar ra melihat seorang budak berjalan dengan sombong. Umar berkata, “Sesungguhnya berjalan dengan sombong itu adalah berjalan yang dibenci, kecuali jika dilakukan di jalan Allah. Sesungguhnya Allah telah memuji beberapa kaum.” Lalu dia membaca: wa ibadurrahmanil-Lazzina yamsyuna alal-ardi haunan,” Maka bersikaplah sederhana dalam kamu berjalan.” Ibnu Abbas mengatakan, orang-orang mukmin yang berjalan itu adalah ulama yang bersikap lemah-lembut, sopan dan menjaga kehormatanya.

Sifat hamba Allah dalam berjalan pada ayat 63 menggambarkan bagaimana sifat ibadurrahman yang di kehendaki Allah yang pada ayat ini mufasir menggambarkan sifat yang dimaksud dengan hamba-hamba tuhan yang berjalan dimuka bumi dengan rendah hati adalah dengan penggambaran akhlak Rasulullah Saw yang selalu menunjukkan sifat halus, tenang, langkahnya lebar tanpa tergesagesa ketika berjalan.
Sifat hamba Allah terhadap orang jahil ada akhir ayat, Allah menyampaikan bagaimana sifat yang harus ditampakkan oleh hamba allah yang beriman ketika bertemu dengan orang jahil dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung ) keselamatan, pada akhir ayat ini mufassir menerangkan bagaimana sifat yang ditunjukkan Rasulullah yang pada masa perjuangan beliau dalam menegakkan agama Allah yang tiada henti mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari orang-orang jahil kafir Quraisy.
Sifat hamba Allah ketika berjalan. Dalam ayat ini mufssir menerangkan bagaimana makna yamsyu (berjalan) dengan penggambaran cara berjalan dengan tidak angkuh atau kasar, dalam konteks cara berjalan Nabi SAW, mengingatkan agar seseorang tidak berjalan dengan angkuh dengan membusungkan dada.
Namun ketika beliau melihat seorang sahabat berjalan dengan penuh semangat dan terkesan tergesa-gesa beliau mengatakan “ Sungguh cara jalan ini dibenci oleh Allah, kecuali dalam situasi perang ini”.

(Dilansir dari berbagai sumber)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari