9 Doa Setelah Sholat Fardhu Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Reporter : Reni Novita Sari
Kamis, 17 Desember 2020 08:54
9 Doa Setelah Sholat Fardhu Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW
Berikut doa setelah sholat fardhu yang benar

Dream - Sebagai umat muslim wajib hukumnya untuk memahami tentang rukun iman, rukun islam dan rukun ihsan sebagai pilar utama agama islam. Semua itu harus diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan yang sesuai dengan perintah Allah dan ajaran Rasulullah.

Salah satu dalam rukun islam yang wajib dilakukan adalah mengerjakan sholat 5 waktu atau sholat fardhu. Disebut dengan sholat fardhu karena sholat ini wajib dilaksanakan oleh semua umat muslim di dunia yang sudah memenuhi syarat wajib sholat.

Sholat fardhu atau sholat wajib ini dilakukan setiap hari mulai dari pagi hari sampai malam hari pada waktu-waktu tertentu sesuai dengan jadwal sholat yang sudah ditentukan.

Bahkan setelah mengerjakan sholat fardhu Rasulullah tidak langsung berdiri dan beranjak pergi meninggalkan masjid. Setelah mengerjakan sholat fardhu, beliau melakukan sholat sunnah rawatib dan memanjatkan doa setelah sholat wajib. 

Dengan membaca doa setelah sholat fardhu, maka Allah akan senantiasa melindungi, memudahkan, mengabulkan dan memberikan apa yang menjadi hajatnya. Untuk itu sebagai umat muslim yang baik sudah seharusnya juga ikut mencontoh kebiasaan Rasulullah tersebut. Nah untuk itu berikut 9 dzikir setelah sholat fardhu yang harus kamu ketahui.

1 dari 2 halaman

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

1. Membaca Istighfar 3 x

" ASTAGHFIRULLAH HAL'ADZIM, ALADZI LAAILAHA ILLAHUWAL KHAYYUL QOYYUUMU WA ATUUBU ILAIIH"

Artinya : “ Saya mohon ampun kepada allahyang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.”

2. Memohon Ampun dan Pujian Bagi Allah SWT

" LAA ILAHA ILLALLAH WAKHDAHU LAA SYARIKA LAHU, LAHUL MULKU WALAHUL KHAMDU YUKHYIIY WAYUMIITU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI'INNQODIIR"

Artinya : Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (HR. Bukhari, Muslim).

3. Doa Memuji Allah SWT

" ALLAHUMMA ANGTASSALAM, WAMINGKASSALAM, WA ILAYKA YA'UUDUSSALAM FAKHAYYINA RABBANAA BISSALAAM WA-ADKHILNALJANNATA DAROSSALAAM TABAROKTA RABBANAA WATA'ALAYTA YAA DZALJALAALI WAL IKRAAM"

Artinya : Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Dzat yang memiliki semua keagungan dan kemulian. (HR. Muslim).

4. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir

Membaca Kalimat Tasbih 33 kali

" SUBHANALLAH" 33x

Membaca Tahmid 33 kali

" ALHAMDULILLAH" 33x

Membaca Takbir 33 kali

" ALLAHU AKBAR”

Membaca Tahlil 33 kali

" LAILAHA ILLALLAH"

5. Membaca Surat Al Ikhlas

QUL HUWALLAAHU AHAD. ALLAAHUSSHAMAD. LAM YALID WALAM YUULAD. WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya: “ Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

2 dari 2 halaman

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

6. Membaca Surat Al-Falaq

QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ. MIN SYARRI MAA KHALAQ. WAMIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQABA. WAMIN SYARRIN NAFFAATSAATI FII AL’UQADI. WAMIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASADA.

Artinya: “ Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai waktu subuh, dari kejahatan apa-apa (mahluk) yang diciptakan-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki”

7. Membaca Surat An-Naas

QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS. MALIKIN NAAS. ILAAHIN NAAS. MIN SYARRIL WASWAASIL KHANNAAS. ALLADZII YUWASWISU FII SHUDUURIN NAAS. MINAL JINNATI WANNAAS.

Artinya: “ Aku berlindung kepada Robb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.

8. Membaca Ayat Kursi

ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUU, AL HAYYUL QOYYUM, LA TA’KHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDH. MAN DJALLADJII YASYFA’U ’INDAHUU ILLA BI IDJNIH. YA’LAMU MAA BAYNA AYDIIHIM WA MAA KHOLFAHUM. WA LAA YUHIITHUUNA BI SYAY-IM MIN ’ILMIHII ILLA BI MAA SYAA-A. WASI’A KURSIIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDH. WALAA YA-UUDUHUU HIFZHUHUMAA. WA HUWAL’ALIIYUL ’AZHIIM.

Artinya: ”Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Al-Baqarah: 255)

9. Membaca Doa Amalan di Terima

Doa sesudah sholat fardhu selanjutnya yaitu dengan membaca doa seperti yang diriwayatkan dari Ummu Salamah Hindun binti Abi Umayyah radhiallahu’anha, ia berkata: “ Biasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika shalat subuh, ketika setelah salam beliau membaca doa: 

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN, WA RIZQON THOYYIBAN, WA ‘AMALAN MUTAQOBBALAN.

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima). (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

 

 (Sumber : Berbagai Sumber)

Beri Komentar