Doa Memohon Kesabaran Menjalani Kesulitan

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 17 Desember 2020 06:01
Doa Memohon Kesabaran Menjalani Kesulitan
Sabar mudah diucapkan, tetapi sulit dilakukan.

Dream - Dalam kehidupan tentu akan ada waktunya untuk datang kesulitan pada setiap orang dengan porsinya masing-masing.

Tentu tingkat kesulitan setiap orang berbeda. Tidak pula bisa disamakan.

Menghadapi kesulitan sangatlah dibutuhkan kesabaran. Memiliki sifat sabar mungkin terdengar mudah diucapkan tetapi sesungguhnya sangat sulit dilakukan secara istiqamah.

Kesulitan juga akan datang silih berganti. Sehingga, hal itu menguji sekuat apa tingkat kesabaran kita.

Untuk memohon diberikan kesabaran dalam menghadapi kesulitan, dianjurkan membaca doa ini.

 

1 dari 5 halaman

Doa Memohon Kesabaran

Doa Mohon Kesabaran© Dream.co.id

Rabbana afrig 'alaina shabran wa tsabbit aqdamana.

Artinya,

" Ya Tuhan kami, berikanlah kesabaran dalam diri kami dan berikanlah kami pendirian yang kokoh."

Sumber: Islami

2 dari 5 halaman

Doa Untuk Menjaga Kejujuran

Dream - Kejujuran mungkin barang langka saat ini. Seperti mutiara di tengah pasir. Namun begitu, kejujuran amatlah kita perlukan karena bisa menjadi penuntun dalam menjalani hidup.

Kejujuran juga dapat menjadi penyelamat kita dari keburukan dan dosa. Sekaligus menyelamatkan kehormatan kita dari segala hal yang tercela.

Sifat jujur juga menjadi modal besar kita dalam meraih kepercayaan. Karena kepercayaan orang menjadi hal penting yang perlu kita jaga.

Agar sifat jujur kita terjaga sehingga tak mudah tergoda, dianjurkan membaca doa ini.

 

3 dari 5 halaman

Doa Untuk Menjaga Kejujuran

Doa Jaga Kejujuran© Dream.co.id

Rabbi a'inni wa la tu'in 'alayya wanshurni wa la tanshur 'alayya wamkurli wa la tamkur 'alayya wahdini wa yassiril huda ilayya wanshurni 'ala man bagha 'alayya rabbij'alni laka syakkaral laka zakkaral laka rahhaban laka mithwa'an ilaika mukhbitan awwahan munibar rabbin taqobbal tawbati waghsil hawbati wa ajib da'wati wa tsabbit hujjati wahdi qolbi wa saddid lisani waslul sakhimata amri.

Artinya,

" Wahai Tuhanku, tolonglah aku dan jangan tolong musuhku terhadapku, menangkanlah aku dan jangan menangkan musuhku atasku, buatlah makar bagiku dan jangan buat makar kepadaku, tunjukilah aku dan mudahkanlah petunjuk kepadaku, dan menangkanlah aku atas orang-orang yang durhaka teradapku. Wahai Tuhanku, jadikanlah aku orang yang banyak bersyukur kepada-Mu, banyak berzikir kepada-Mu, orang yang takut kepada-Mu, orang yang taat kepada-Mu, orang yang khusyuk kepada-Mu, dan orang yang bertobat kepada-Mu. Wahai Tuhanku, terimalah tobatku, cucilah kegelisahanku, kabulkanlah doaku, tunjukilah hatiku, teguhkanlah hujjahku, tepatkanlah lisanku, dan cabutlah dendamku."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 5 halaman

Doa Meraih Berkah Usai Baca Surat Al Ikhlas

Dream - Al Ikhlas merupakan surat yang sering dibaca masyarakat. Dalam zikir, dalam pengajian, juga dalam sholat.

Surat ini termasuk surat pendek yang paling banyak dihafalkan. Bahkan sejak kecil, karena Al Ikhlas menjadi surat hafalan wajib anak-anak di madrasah diniyah maupun Taman Pendidikan Alquran. Surat ini hanya terdiri dari empat ayat. Isinya seluruhnya mengenai Keesaan Allah.

Surat Al Ikhlas juga sangat dianjurkan untuk dibaca di momen-momen tertentu seperti akan tidur, setelah sholat Subuh, berzikir, dan masih banyak lagi. Karena surat ini mengandung banyak keutamaan.

Usai membaca Surat Al Ikhlas, dianjurkan membaca doa ini.

 

5 dari 5 halaman

Doa Baca Surat Al Ikhlas

Doa Baca Surat Al Ikhlas© Dream.co.id

Allahumma inni asaluka ya wahidu ya fardu ya shamadu ya mal lam yattakhidz shahibatan wala waladan yaa mal lam yalid walam yulad walam yakullahu kufuwwan ahad. Asaluka bi asmaikal 'izhami wa anbiyaikal kirami an tusakhkhirali khidama hadzihis surati li 'azhomati 'abdika 'abdirrahman wa 'abdika 'abdish shamadi wa 'abdika 'abdil wahidi yakununa li 'awnan 'ala qadhai hawaijil 'ajalal 'ajalal wahal wahas sa'atas sa'ata barakallahu fikum wa 'alaikum wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya,

" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Satu, wahai Dzat Yang Esa, wahai Dzat Yang Sendiri, wahai Dzat Yang tidak menjadikan istri dan anak, wahai Dzat Yang tidak melahirkan dan dilahirkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya, agar Engkau mempergunakan kepadaku khadam surah ini dengan kemuliaan hamba-Mu, Abdurrahman, dan hamba-Mu, Abdush Shomad, dan hamba-Mu Abdul Wahid, mereka menjadi penolongku untuk terkabulnya hajatku dengan segera, cepat dan saat ini. Semoga Allah memberkahi kalian. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya."

Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas

1. Surat Al Ikhlas Sebanding dengan Sepertiga Al Quran

Setelah mengetahui bacaan dan arti surat Al Ikhlas, berikutnya akan dijelaskan mengenai keutamaan surat Al Ikhlas. Keutamaan surat Al Ikhlas yang pertama yaitu disebutkan bahwa surat ini merupakan suatu amalan yang sebanding dengan sepertiga bacaan Al Quran. Dalam Hadist Riwayat Abu Sa’id al Khudri Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

Sesungguhnya seseorang mendengar orang lain membaca surat Al Ikhlas dengan mengulang-ulangnya, maka tatkala pagi harinya, ia mendatangi Rasulullah dan menceritakan hal itu kepadanya, dan seolah-olah orang itu menganggap remeh surat itu, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “ Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya surat itu sebanding dengan sepertiga al Qur'an”

2. Sebagai Amalan Masuk Surga

Keutamaan mengamalkan bacaan dan surat Al Ikhlas berikutnya yaitu sebagai amalan yang dapat membawa umat muslim masuk surga. Hal ini pun telah disebutkan dalam Hadist Riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang berkata :

“ Aku datang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau mendengar seseorang membaca surat Al Ikhlas. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Telah wajib,” aku bertanya: “ Apa yang wajib?” Beliau bersabda, “ (Telah wajib baginya) surga.”

3. Dapat Memberikan Perlindungan

Selain sebagai amalan masuk surga, keutamaan surat Al Ikhlas juga dapat memberikan perlindungan bagi siapa pun yang membacanya. Manfaat ini didapatkan saat seseorang membaca surat Al Ikhlas bersama dengan surat Al Falaq dan An Naas. Dalam Hadits Uqbah bin ‘Amir al Juhani Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

“ Tatkala aku menuntun kendaraan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah peperangan, tiba-tiba beliau berkata: “ Wahai Uqbah, katakana,” aku pun mendengarkan, kemudian beliau berkata (lagi): “ Wahai Uqbah, katakana,” aku pun mendengarkan. Dan beliau mengatakannya sampai tiga kali, lalu aku bertanya: “ Apa yang aku katakan?” Beliau pun bersabda: “ Katakan Qul huwallahu ahad lalu beliau membacanya sampai selesai. Kemudian beliau membaca Qul A’udzu bi Rabbil Falaq, aku pun membacanya bersamanya hingga selesai. Kemudian beliau membaca Qul A’udzu bi Rabbin Naas aku pun membacanya bersamanya hingga selesai. Kemudian beliau bersabda: “ Tidak ada seorang pun yang berlindung (dari segala keburukan) seperti orang orang yang berlindung dengannya (tiga surat) tersebut”

4. Keutamaan Surat Al Ikhlas Saat Dibaca Sebelum Tidur

Terakhir, keutamaan dari mengamalkan bacaan dan surat Al Ikhlas juga dapat saat dibaca sebelum tidur. Hal ini pun diamalkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap kali hendak tidur. Dalam Hadits A’isyah Radhiyallahu ‘anha, beliau berkata :

Sesungguhnya apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin merebahkan tubuhnya (tidur) di tempat tidurnya setiap malam, beliau mengumpulkan ke dua telapak tangannya, kemudian beliau sedikit meludah padanya sambil membaca surat “ Qul Huwallahu Ahad” dan “ Qul A’udzu bi Rabbin Naas” dan “ Qul A’udzu bi Rabbil Falaq,” kemudian (setelah itu) beliau mengusapkan ke dua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat beliau jangkau. Beliau memulainya dari kepalanya, wajahnya, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali.

5. Mendapat Ampunan Dosa

Keutamaan mengamalkan bacaan dan suat Al Ikhlas yang tidak kalah penting adalah mendapatkan ampunan dosa dari Allah SWT. Dalam Hadist Mihjan bin al Adru’ Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke dalam masjid, tiba-tiba (ada) seseorang yang telah selesai dari shalatnya, dan ia sedang bertasyahhud, lalu ia berkata: “ Ya Allah, sesungguhnya aku meminta (kepadaMu) bahwa sesungguhnya Engkau (adalah) Yang Maha Esa, Yang bergantung (kepadaMu) segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara denganNya, ampunilah dosa-dosaku, (karena) sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Sungguh ia telah diampuni (dosa-dosanya),” beliau mengatakannya sebanyak tiga kali

 

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar