Doa Setelah Sholat Dhuha, Dilanjutkan Bacaan Dzikir Menurut Hadis

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Sabtu, 20 November 2021 06:00
Doa Setelah Sholat Dhuha, Dilanjutkan Bacaan Dzikir Menurut Hadis
Setelah menyelesaikan sholat dhuha, akan lebih baik meluangkan waktu membaca doa dan berdzikir.

Dream – Sholat dhuha adalah salah satu dari sekian sholat sunah yang kerap dikerjakan oleh umat Islam. Ada banyak sekali keutamaan yang didapat ketika mengerjakan sholat dhuha ini. Sehingga wajar saja jika sebagian besar umat Islam pun melakukannya secara rutin setiap hari.

Hal itu bisa terlihat dari orang-orang yang setiap harinya bekerja, mereka menyempatkan diri untuk sholat dhuha terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaannya. Bahkan ada beberapa kantor maupun perusahaan yang menyarankan kepada karyawannya agar sholat dhuha terlebih dahulu. Ya, karena salah satu keutamaan sholat dhuha adalah bisa melancarkan rezeki.

Selain itu di beberapa sekolah Islam juga mengajak murid-muridnya untuk sholat dhuha terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan belajar dan mengajar. Sehingga diharapkan nantinya aktivitas bisa berjalan dengan mudah dan lancar. Lalu tak lupa juga di akhir sholat pun turut meluangkan waktu untuk doa setelah sholat dhuha.

Doa setelah sholat dhuha tidaklah terlalu panjang, sehingga mudah untuk dihafalkan dengan cepat. Bahkan dari artinya juga banyak mengagungkan nama Allah SWT. Setelah berdoa, sahabat Dream juga bisa melanjutkannya dengan berdzikir.

Bagi sahabat Dream yang ingin mengetahui lebih jelas tentang sholat dhuha berikut dengan doa dan dzikirnya, berikut sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Pengertian Sholat Dhuha

Pengertian Sholat Dhuha© Freepik.com

Sholat dhuha terdiri dari dua kata, yakni sholat dan dhuha. Di mana keduanya memiliki arti yang berbeda. Sholat sendiri adalah berdoa untuk memohon kebaikan serta pujian.

Hal ini dilakukan dengan ucapan dan juga perbuatan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Sholat inilah yang menghubungkan antara seorang makhluk dengan Tuhan-nya atau berhubungan secara hablumminallah.

Sedangkan kata dhuha sendiri memiliki arti waktu antara mulai naiknya matahari sampai sebelum matahari tergelincir. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), duha adalah waktu menjelang tengah hari (kurang lebih pukul 10.00).

Dengan begitu, pengertian sholat dhuha menurut fiqih Islam dalam buku berjudul Fiqih Islam Lengkap karya Moh. Saifulloh Al Aziz adalah sholat sunah yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik sekurang-kurangnya melebihi satu tombak.

2 dari 3 halaman

Disunahkan Sholat Sendiri

Disunahkan Sholat Sendiri© Freepik.com

Lalu, sholat dhuha ini apakah boleh dikerjakan secara berjamaah atau secara munfarid (sendiri)? Sebagian besar ulama memiliki pendapat bahwa sholat sunah boleh saja dilakukan secara berjamaah atau pun sendiri. Karena Nabi Muhammad saw sendiri juga pernah melakukan keduanya.

Meski begitu, sholat sunah dhuha ini akan lebih baik jika dikerjakan secara munfarid atau sendiri. Hal ini didasarkan pada hadis nabi dari riwayat Bukhari. Hadis tersebut berbunyi sebagai berikut:

فَصَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِى بُيُوتِكُمْ ، فَإِنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ الْمَرْءِ فِى بَيْتِهِ إِلاَّ الْمَكْتُوبَةَ

Artinya: “ Hendaklah kalian manusia melaksanakan sholat (sunah) di rumah kalian karena sebaik-baik sholat adalah sholat seseorang di rumahnya kecuali sholat wajib.” (HR. Bukhari no. 731)

Sholat sunah dhuha dan tahajud akan lebih utama jika dikerjakan secara sendiri atau munfarid. Boleh juga dikerjakan secara berjamaah, asalkan tidak dilakukan secara terus-menerus. Sedangkan sholat sunah yang disyariatkan untuk berjamaah misalnya saja sholat tarawih.

3 dari 3 halaman

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Dhuha

Setelah menyelesaikan sholat dhuha, alangkah lebih baiknya jika sahabat Dream meluangkan waktu sejenak untuk membaca doa setelah sholat dhuha dan diteruskan dengan berdzikir jika waktunya memungkinkan. Karena ada sebagian orang yang harus segera menjalankan aktivitas atau pekerjaannya.

Berikut adalah doa setelah sholat dhuha yang bisa sahabat Dream baca atau pun hafalkan:

للّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.

Artinya: “ Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan itu adalah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu perlindungan-Mu.”

“ Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu. Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Ketika sudah menyelesaikan doa setelah sholat dhuha, bisa dilanjutkan dengan dzikir sesuai dengan hadis Aisyah RA berikut ini”

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ‏:‏ صَلَّى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الضُّحَى ثُمَّ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، حَتَّى قَالَهَا مِئَةَ مَرَّةٍ

Artinya: Aisyah berkata, “ Rasulullah saw melaksanakan sholat dhuha, kemudian beliau mengucapkan: Allohummaghfirli wa tub ‘alayya innaka antat tawwabur rohimu (Ya Allah, ampuni dosa saya dan terimalah tobat saya. Sesungguhnya Engkau maha penerima tobat dan Maha Pengampun), sampai 100 kali.” (HR. Bukhari)

Beri Komentar