Harapan Hafizah Cilik Salwa Nabila: Jika Ada Kesempatan, Ingin Lihat Alquran

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 27 Oktober 2021 07:00
Harapan Hafizah Cilik Salwa Nabila: Jika Ada Kesempatan, Ingin Lihat Alquran
Salwa tak bisa melihat sejak bayi.

Dream - Salwa Nabila, anak yang sungguh luar biasa. Di usianya yang saat ini 11 tahun, dia sudah hafal 12 juz.

Bagi remaja asal Balapulang, Tegal ini, menghafal Alquran bukan perkara mudah. Salwa memiliki keterbatasan pada matanya.

Sejak bayi, Salwa sudah punya katarak. Sempat dioperasi ketika berusia 2 bulan namun gagal dan menyebabkan dia kehilangan kemampuan melihat.

Salwa tinggal bersama ibu dan kedua adiknya. Sang ayah tidak lagi serumah setelah orangtuanya bercerai.

Jadilah sang ibu menjadi tulang punggung keluarga. Untuk mendapat penghasilan, ibunda Salwa bekerja sebagai pengasuh lanjut usia di Slawi.

1 dari 2 halaman

Menghafal Alquran dengan Mendengar

Meski tak bisa melihat, Salwa masih memiliki indra lain yang bisa dimanfaatkan yaitu pendengaran. Dengan pendengaran itu, Salwa berjuang keras untuk bisa menghafal Alquran.

Salwa berjuang didampingi para pengajar di Rumah Tahfiz Ar Rafi Tegal. Dalam waktu relatif singkat yaitu 4 bulan saja, Salwa sudah bisa menghafal 12 juz Alquran dengan lancar.

Selama di Rumah Tahfiz, Salwa selalu mendengar bacaan Alquran temannya. Dari situlah, dia menghafal ayat-ayat Alquran.

Setiap hari, dia selalu menyetor hafalan dua hafalan Alquran kepada Ustazah Ika yang membimbingnya. Hafalan dia lantunkan dengan lancar.

 

© Dream
2 dari 2 halaman

Ingin Bisa Melihat Alquran

Ada satu harapan yang dimiliki Salwa saat ini, meski sadar mungkin sulit terwujud. Harapan itu adalah bisa melihat Alquran, ibu, dan adik-adiknya.

" Andai aku diberi kesempatan untuk melihat meski hanya sebentar, aku ingin melihat Alquran dan orangtuaku," kata Salwa.

Salwa sangat ingin melihat bagaimana bentuk tulisan dari ayat-ayat Alquran. Menurut dia, tulisan itu pastilah indah.

" Begitu penasarannya aku dengan Alquran, dibacanya saja indah, aku ingin tahu bagaimana tulisannya. Setelah itu aku dibutakan kembali, aku tidak apa-apa," kata dia.

Remaja ini juga mengaku punya cita-cita ingin menjadi dokter. Sehingga bisa mengobati banyak orang dengan Alquran.

" Kita harus tetap semangat agar sama-sama memberikan mahkota untuk orangtua kita, dan tebarkan manfaat untuk banyak orang," kata Salwa.

Beri Komentar