Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/http://kalisombowi.blogspot.com/
Dream - Kasih sayang ibu sepanjang masa. Sepertinya perumpanaan itu juga berlaku di kehidupan hewan. Hal ini terjadi pada seekor lumba-lumba betina yang harus mengalami peristiwa memilukan.
Lumba-lumba betina itu terlihat tengah membawa bayi lumba-lumba menggunakan siripnya. Terlihat goresan di bagian perut lumba-lumba kecil itu. Goresan terlihat sepanjang 30 centimeter. Lumba-lumba itu terus mengarungi perairan Teluk Sanniang di Selatan China.
Saat nelayan melihat keadaan bayinya, diyakini telah mati sejak 3 hari lalu. Meski hanya seekor lumba-lumba, ia tetap bertanggung jawab atas anaknya. Pengorbanan ibu memang tak pernah ada tandingannya.
Penasaran dengan kisah ini? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
© Dream
Ikan Bermulut Dua Terjaring di Australia
Dream - Seekor ikan dengan dua mulut ditemukan di Danau Bonney di kawasan Australia Selatan. Itu terperangkap jaring yang ditebar oleh Garry Warrick.
" Kedua mulutnya terletak berdekatan. Mulut yang atas terbuka dan tertutup, sedangkan yang bawah terus terbuka," ujar Garry, dikutip dari ABC, Rabu, 18 Februari 2015.
Garry merupakan nelayan yang sudah 30 tahun menangkap ikan di kawasan tersebut. Selain ikan bermulut dua, Garry juga pernah menemukan ikan cacat, seperti ikan berkepala lumba-lumba.
" Biasanya saya olah ikan-ikan cacat itu menjadi umpan atau pupuk, tapi yang satu ini akan saya bekukan," kata dia. Ini lantaran Garry baru pertama kali menemukan ikan cacat dengan dua mulut tersebut.
Garry kemudian mengatakan sebenarnya ia tidak ingin mempublikasikan hasil temuannya. Ia hanya memberitahu istrinya.
" Istri saya menyarankan agar saya memasang gambar ikan tersebut di internet," kata dia.
© Dream
Dream - Seekor ikan melanocetus anglerfish atau yang sering disebut 'iblis laut' terlihat untuk pertama kali di kedalaman 600 meter di bawah permukaan Laut Pasifik, wilayah Monterey Canyon.
Dilansir Mirror.co.uk, Rabu 26 November 2014, jenis ikan paling sulit ditemukan di dunia ini berukuran 9 sentimeter, dengan antena yang bercahaya di atas kepalanya.
Ikan ini memiliki rahang yang besarnya melebihi ukuran tubuh, gigi-gigi yang tajam, serta lentera bercahaya di atas kepalanya, berfungsi untuk menarik mangsa.
Penemuan ikan yang tergolong langka tersebut didokumentasikan oleh Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI) yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS).
Spesies ikan melanocetus yang berjenis kelamin betina ukurannya jauh lebih besar dari jantan. Tim MBARI percaya ini merupakan penampakan pertama yang dilakukan ikan melanocetus yang masih hidup di laut dalam.
Untuk mempelajari lebih lanjut, peneliti menangkap ikan itu lalu disimpan dalam sebuah tangki gelap dengan suhu air dingin, mirip habitatnya. Tapi diperkirakan hidup 'ikan iblis' tidak akan bertahan lama.
© Dream
Dream - Jangan sembarangan memindahkan ikan peliharaan ke danau. Pesan ini disampaikan setelah ribuan ikan mas koi yang enak dipandang mata justru berubah menjadi bencana.
Dua tahun lalu, seorang penduduk setempat dilaporkan melempar empat hingga lima ekor ikan mas ke sebuah danau di Boulder, Colorado, Amerika Serikat. Semua tampak tak ada yang aneh apalagi mengkhawatirkan.
Siapa sangka, jumlah ikan yang semula empat ekor tersebut kini bertambah ribuan kali lipat menjadi sekitar 3.000 hingga 4.000 ekor.
Alhasil, ikan mas yang semua tampak indah ini berubah menjadi bencana.
" Melepaskan hewan peliharaan ke danai bisa membawa penyakit bagi hewan asli serta tanaman yang jadi sumber makanan jadi rebutan," kata Juru Bicara Colorado Parks and Wildlife (CPW), Jennifer Churchil kepada ABC News seperti dikutip dari Dailymail, Jumat 10 April 2015.
Menurut Churchil, semua hewan penghuni asli danau tersebut telah terdapak serangan ribuan ikan mas tersebut.
Tak mau menjadi bencana lebih besar, kru taman nasional tersebut ditugaskan untuk mengusir seluruh ikan mas tersebut. Namun hanya ada dua pilihan untuk aksinya itu.
Satu cara adalah mengeringkan danau seluas 12 Are tersebut. Atau menggunakan cara elektrifikasi. Cara ini dipakai untuk membuat ikan pingsan untuk sementara waktu.
Keputusan pun dibuat. Ikan mas akan diusir paksa lewat elektrifikasi.
Teknik ini terbukti pernah sukses diterapkan pada November 2012 di Danau Thunderbird. Sebanyak 2.275 ikan berhasil dipindahkan.
" Kebanyakan orang tak sadar dampak
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya